Kepulauan Mentawai Diprediksi Gempa dan Tsunami oleh Peneliti Jepang, Begini Penjelasan BMKG

TrubusNews
Astri Sofyanti
05 Mei 2019   18:00 WIB

Komentar
Kepulauan Mentawai Diprediksi Gempa dan Tsunami oleh Peneliti Jepang, Begini Penjelasan BMKG

Alat pendeteksi gempa dan tsunami di laut. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Warga di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, digegerkan oleh pernyataan ahli gempa asal Jepang yang mengatakan jika wilayah tersebut diintai gempa dahsyat bermagnitudo 8,9. Diperkirakan, gempa bumi tersebut bisa memicu terjadinya tsunami.

Diungkapkan Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumatra Barat, lima orang profesor ahli gempa asal Jepang itu mengaku telah meneliti wilayah di Kepulauan Mentawai.

"Seluruh masyarakat di Kepulauan Mentawai diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Sebaiknya, hasil penelitian itu disikapi secara bijak agar selalu siap menghadapi bencana tersebut. Mesti tidak ada penelitian, gempa bumi hampir bisa dipastikan akan terjadi. Namun, waktu dan kekuatan magnitudonya tidak ada yang bisa memprediksi," kata Rahmat Triyono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dikutip dari Okezone, Minggu (5/5).

Baca Lainnya : Sepanjang Hari Ini, Kepulauan Mentawai Diguncang 7 Kali Gempa

"Jadi, enggak perlu dibikin polemik, tapi untuk kesiapsiagaan dan kesadaran bahwa ancaman bencana itu nyata," lanjutnya.

Dikatakan Rahmat, gempa bumi di Kepulauan Mentawai hampir bisa dipastikan terjadi karena kawasan itu merupakan tempat pertemuan lempeng tektonik, Indo-australia dan Eurasia.

"Kalau ada yang mengingatkan bahwa di sini akan ada gempa karena pertemuan lempeng tektonik, masyarakat harus meningkatkan waspada," bebernya.

Baca Lainnya : Gempa 4,8 SR Guncang Kepulauan Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami

Hingga saat ini, BMKG telah memiliki sensor pendeteksi dini tsunami di sekitar perairan Sumatra Barat. Jika terjadi gempa yang berpotensi tsunami, pihaknya sudah bisa mengabarkan dalam kurun waktu empat menit pasca gempa.

"Alat itu sudah dipasang di Kepulauan Mentawai. Jadi, kalau pun ada gempa di Sumatra Barat, sudah keluar warning tsunami dalam waktu tiga hingga empat menit," lanjutnya. [DF]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kabut Asap Beracun Selimuti Australia Bagian Timur

Peristiwa   10 Des 2019 - 19:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: