Masuki Puncak Musim Hujan, BPBD Ternate Tingkatkan Patroli Kebencanaan

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
02 Mei 2019   10:02

Komentar
Masuki Puncak Musim Hujan,  BPBD Ternate Tingkatkan Patroli Kebencanaan

Banjir lahar dingin gunung gamalama (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ternate melaporkan bahwa puncak musim hujan di Maluku Utara akan berlangsung pada Mei hingga Juni 2019. Guna meminimalisir adanya bencana akibat tingginya curah hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate akan meningkatkan patroli kebencanaan.

Selain itu, BPBD Ternate juga akan fokus terhadap adanya potensi banjir lahar dingin Gunung Gamalama dan tanah longsor saat puncak musim hujan.

Baca Lainnya : Intensitas Hujan Meningkat di Awal Kemarau, Begini Penjelasan BMKG 

“Sejumlah bencana yang dikhawatirkan berpotensi ketika masuk puncak musim hujan adalah banjir lahar dingin dan tanah longsor,” jelas Kepala BPBD Ternate, Hasim Yusuf di Ternate, Kamis (2/5) melansir Antaranews.

Diakui Hasim, teknis pelaksanaan patroli kebencanaan ini nantinya personel BPBD akan diterjunkan ke sejumlah lokasi rawan bencana.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, salah satu desa yang kerap disapu banjir lahar dingin Gunung Gamalama saat intensitas hujan tinggi adalah Desa Tubo yang berada di Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Baca Lainnya : Masuk Musim Kemarau, Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjang Wilayah Ini

“Kami juga akan meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk selalu menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait potensi bencana seiring meningkatnya curah hujan di Ternate baik melalui sosial media ataupun terjun langsung ke masyarakat,” urai Hasim.

Selain itu, dirinya menjelaskan, telah melakukan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan simulasi dan sosialisasi melalui pembentukan kelurahan siaga bencana dan sekolah siaga bencana.

“Melalui kegiatan itu, masyarakat diharapkan sudah mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana, termasuk jalur evakuasi dan kemana mereka harus mengungsi, sehingga diharapkan kalau terjadi bencana tidak sampai mengakibatkan dampak yang bisa mengancam keselamatan jiwa mereka,” tutupnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: