Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1.000 Meter

TrubusNews
Astri Sofyanti
01 Mei 2019   11:30 WIB

Komentar
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1.000 Meter

Guguran Lava Pijar Gunung Merapi (Foto : ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan Gunung Merapi kembali meluncurkan empat kali guguran lava pijar, Rabu (1/5). BPPTKG mencatat jarak luncur sejauh 1.000 meter.

Melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu (1/5), Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyebutkan, empat guguran lava yang terpantau melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00:00 hingga 06:00 WIB mengarah ke hulu Kali Gendol.

Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga merekam 21 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-62 mm dan durasi 20-105 detik dan 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 mm selama 23 detik.

Baca Lainnya : Membangun Kembali Wangi Bisnis Kopi Merapi yang Menjanjikan

Meski aktivitas guguran lava masih terjadi, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II (Waspada).

Sementara itu, diakui Hanik, berdasarkan hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah tenggara, selatan, dan barat daya. Suhu udara 16-21 derajat celsius, kelembaban udara 67-99 persen, dan tekanan udara 567.7-708 mmHg.

Baca Lainnya : PMI Siap Dampingi Respon Tanggap Darurat Gunung Merapi

BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian untuk masyarakat ataupun wisatawan. Pendakian hanya dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Selain itu, BPPTKG juga meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Baca Lainnya : Pemerintah Sleman Terus Upayakan Pendampingan Petani Kopi Merapi

Meski begitu, BPPTKG menekankan masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Serta warga yang bermukim di sekitar Gunung Merapi untuk tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

21 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang Luwu Utara

Peristiwa   16 Juli 2020 - 08:47 WIB
Bagikan:          

Juni 2020, BPS Catat Ekspor Pertanian Naik Tinggi

Peristiwa   15 Juli 2020 - 18:54 WIB
Bagikan:          
Bagikan: