Reklamasi Pascatambang Terkendala Banyaknya Perizinan yang Dikeluarkan Pemda

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
28 April 2019   08:00

Komentar
Reklamasi Pascatambang Terkendala Banyaknya Perizinan yang Dikeluarkan Pemda

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengatakan, kegiatan sektor ESDM yang terkait langsung dengan permasalahan lingkungan yang terbesar adalah reklamasi pascatambang. Reklamasi ini menjadi satu tantangan besar karena semakin lama semakin banyak perijinan yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). 

"Karena sebagian besar perijinan tambang dikeluarkan Pemerintah Daerah, karena itu saya pikir perlu ada kerjasama dan kalau perlu dibuatkan peraturan yang sangat mengikat supaya kegiatan-kegiatan reklamasi atau kegiatan-kegiatan pasca tambang termasuk di migas itu bisa meminimalisir kerusakan lingkungan. Saya kira ini penting," Jelas Jonan pada peringatan Hari Bumi ke-49 yang dilangsungkan di Museum Geologi, Bandung, Sabtu (27/4).

Jonan juga menjelaskan, pemanfaatan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan merupakan kontribusi Kementerian ESDM dalam pelestarian lingkungan. Tantangan penerapan renewable energi pada saat ini antara lain berkutat pada masalah investasi atau masalah harga.

Baca Lainnya : Pemegang Izin Usaha Tambang Ditarget Mereklamasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan pada 2019

"Jika renewable dijadikan listrik maka tantangannya adalah masalah harga, tapi saya percaya mungkin dalam waktu yang singkat sekali itu makin lama harganya makin terjangkau oleh masyarakat, nah ini saya pikir yang mesti didorong," pungkas Jonan.

Hari Bumi International yang jatuh pada 22 April merupakan suatu tonggak sejarah dalam upaya menumbuhkan kesadaran akan pelestarian bumi. Hari Bumi International tersebut diperingati sejak tahun 1971, yang diatur oleh jaringan hari Bumi (Earth Day Network) dan dirayakan lebih dari 175 negara di seluruh dunia.

"Kementerian ESDM melalui Museum Geologi pun telah turut berpartisipasi memperingati hari bumi tersebut setiap tahunnya melalui serangkaian kegiatan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya upaya melestarikan lingkungan sekitar. Alhamdulillah pada tahun 2019 ini, Badan Geologi pun masih tetap konsisten memperingati hari bumi international," ujar Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudy Suhendar di kesempatan yang sama.

Tujuan dilaksanakannya peringatan Hari Bumi secara rutin oleh Badan Geologi ini adalah untuk mengedukasi seluruh masyarakat Indonesia untuk turut berperan aktif dalam melestarikan lingkungan hidup dimulai dari lingkungan keluarga dan mensosialisasikan peran Kementerian ESDM dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

"Memasyarakatkan Museum Geologi sebagai jendela informasi kebumian bagi seluruh masyarakat Indonesia juga merupakan salah satu tujuan diperingatinya Hari Bumi," ujar Rudy.

Baca Lainnya : Lokasi Bekas Tambang jadi Sorotan di Debat Capres Kedua, Masih Ada PR yang Tersisa

Kegiatan hari bumi tahun ini merupakan hasil kerjasama yang kompak Kementerian ESDM bersama Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) dengan dukungan seluruh stakeholder di bidang energi dan sumberdaya mineral (PT. Pertamina., PT. Adaro, PT. Kaltim Prima Coal, PT. Antam, PT. Bukit Asam, Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT. Supreme Energy, PT. Berau Coal, PT. Maeres Soputan Mining, PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB), PT. Indonesia Power, PT. Medco E&P Indonesia, PT. Adyawinsa Elektrical And Power, SKK Migas).

Peringatan Hari Bumi Keluarga Besar Sektor ESDM selain diisi talk show dan deklarasi bersama yang dipimpin oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, berbagai acara juga turut menyertainya yaitu, Seminar Nasional, Talkshow, Pameran Green Energy, Launching Ruang Koleksi Museum Geologi, Kampanye Bebas Plastik, Lomba Fashion Show dari bahan daur ulang limbah, Games Edukatif Path Finder, Panggung Hiburan, Lomba Foto dan Kuliner.

Hari Bumi ke-49 Tahun ini mengusung tema,"Harmoni Bumi Indonesia (Green Energy)", Adapun tema international yang telah ditetapkan oleh jaringan hari Bumi (Earth Day Network) untuk tahun ini adalah "Protect Our Species", sehingga Badan Geologi menjadikan lebah penjaga yang diberi nama si Bumbum sebagai maskot hari bumi tahun ini. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 28 April 2019 - 21:19

join dengan kami situs terpercaya dan teraman Minimal Depo 20rb & WD 50rb WA : [+855]964630067

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: