Sulawesi Selatan Ditargetkan Menjadi Sentra Bibit Unggul Kakao Nasional

TrubusNews
Thomas Aquinus
27 April 2019   14:00 WIB

Komentar
Sulawesi Selatan Ditargetkan Menjadi Sentra Bibit Unggul Kakao Nasional

Ilustrasi tanaman cokelat (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dalam rangka menjadikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi sentra bibit unggul kakao nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah menyiapkan benih unggul kakao yang akan ditanam di sejumlah klaster sentra kakao.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Fadjry Djufry megnungkapkan, selain kakao ada juga benih unggul kopi, lada dan sejumlah komoditas perkebunan lainnya yang disiapkan untuk mendorong pengembangan perkebunan Sulsel.

"Guna memudahkan penyebaran benih unggul, kami telah membuat model desa mandiri benih untuk membuat kebun benih inti. Selanjutnya kami akan bekerjasama dengan penangkar. Sehingga, benih unggul mudah diperoleh di setiap sentra atau wilayah perkebunan. Pekebun pun nantinya tak tergantung benih dari luar daerah," ujar Fadjry di Makassar beberapa waktu lalu.

Baca Lainnya : Tahun Ini, Pemerintah Provinsi NTT Realisasikan Pembangunan Kampung Cokelat

Fadjry Djufry menyampaikan, kalau di setiap sentra perkebunan sudah disiapkan kebun bibit inti, sehingga akan membuat pengembangan komoditasnya akan lebih mudah.

"Misalnya saja, pekebun di Sulsel tak harus mengandalkan bibit dari Jawa Timur. Selain ongkos kirimnya mahal, tingkat kematiannya juga tinggi," ujarnya.

Selain itu, dikatakan juga pihaknya telah membuat klaster sejumlah komoditas perkebunan seperti kopi, lada dan kakao, contohnya kopi di TanaToraja.

"Sehingga kebun bibit unggulnya kita bangun di sentra kopi tersebut. Kebun bibit ini juga bisa dijadikan tempat wisata," terangnya.

Sementara itu, untuk mewujudkan Sulsel sebagai sentra bibit kakao nasional, Kementan tengah mendesain daerah Luwu Raya dan Tana Toraja menjadi lumbung kakao, lada, cengkeh, pala dan komoditas rempah.

Baca Lainnya : Sejarah Tanaman Kakao (Cokelat) di Indonesia, Bibitnya dari Venezuela

Sentra perkebunan dan rempah tersebut akan dikembangkan dalam satu skala ekonomi yang hasilnya bisa diekspor secara langsung dari daerah tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengapresiasi dan mendukung upaya Kementan menjadikan Sulsel sebagi sentra bibit kakao nasional.

"Kami menyambut baik upaya Menteri Pertanian, agar Sulawesi Selatan dijadikan sebagai pusat perbenihan kakao. Pusat pembibitan kakao nantinya kita tempatkan di Luwu Raya," ujarnya.

Baca Lainnya : Kementan Tingkatkan Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Nurdin mengungkapkan, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menaruh perhatian yang tinggi terhadap komoditas pertanian unggulan atau ekspor. Salah satunya komoditas kakao.

"Komoditas kakao ini semula mengalami persoalan penurunan produksi. Tapi, kini bersama Kementan telah ditemukan solusinya, yakni penggunaan benih unggul sehingga produksinya bisa meningkat," terang Nurdin seperti dilansir dati Tabloidsinartani. [NN] 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: