Puncak Peringatan Hari Bumi 2019, Ditekankan pada Pentingnya Penyelamatan Lingkungan

TrubusNews
Syahroni
25 April 2019   22:30 WIB

Komentar
Puncak Peringatan Hari Bumi 2019, Ditekankan pada Pentingnya Penyelamatan Lingkungan

Pulau Poncan, Sumatera Utara akan dijadikan lokasi memperingati puncak Hari Bumi 2019. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pulau Poncan dipilih sebagai lokasi kegiatan puncak peringatan Hari Bumi 2019 yang digelar oleh lintas organisasi dan komunitas di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah mulai hari Sabtu (27/4) hingga Minggu (28/4). Dalam peringatan itu, Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) akan menggelar acara bertema 'Kemah Hari Bumi' di pulau tersebut.

Kordinator Kegiatan 'Kemah Hari Bumi', Harry Alfauzan Manalu mengatakan, peringatan Hari Bumi tahun ini dikemas dengan menghelat kegiatan berjudul 'Kemah Hari Bumi 2019' dengan tema 'Aku dan Laut'. 

“Di pagi hari, Sabtu tanggal 27 April 2019, kegiatan sudah dimulai dengan distribusi peserta ke pulau, pendirian tenda, dan berbagai persiapan,” kata Fauzan, Kamis (25/4).

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan sambutan selamat datang pulau, pengenalan selam scuba (try scuba diving) dan beberapa kegiatan lain. Di hari pertama, kegiatan juga akan dilaksanakan hunting foto bawah laut, aksi bersih-bersih pantai, dan forum grup discussion.

Baca Lainnya : Hari Bumi, Tuntutan Keadilan Ekologis Menggaung di Titik 0 Kilometer Yogyakarta 

“Kegiatan akan berlangsung hingga malam,” ujarnya.

Keesokan harinya, Minggu tanggal 28 april 2019, kegiatan diawali dengan  hunting foto sunrise, peletakan substrat artificial reef dan rumah ikan, serta bersih-bersih pantai. Acara puncak adalah deklarasi di dalam laut yang diikuti oleh seluruh peserta kegiatan berserta tamu undangan dari unsur Forkopimda. 

“Kita memperkirakan, peserta kegiatan sekitar 100 orang yang berasal dari Kota Sibolga dan Tapteng, juga peserta dari luar kota,” sebut Fauzan.

Kemah Hari Bumi yang akan digelar mengusung pesan penting penyelamatan alam dan lingkungan, terutama di Pantai Barat Sumatera Utara. Sebab, masalah lingkungan masih menyisakan pekerjaan rumah yang berat, misalnya sampah.

“Kemudian kondisi terumbu karang  yang sangat memprihatinkan, terutama di pantai barat ini,” ungkapnya.

Fauzan menegaskan, Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) berkomitmen secara rutin dan berkala menghelat kegiatan mengusung isu lingkungan dan mendorong tumbuh serta berkembangnya konsep eduekowisata.

Baca Lainnya : Peringati Hari Bumi, Menteri LHK Mencanangkan Medan Zero Waste City 2020

“Konsep ini (eduekowisata) menjadi konsep pilihan, karena menggabungkan aspek kepariwisataan, sekaligus menyasar pendidikan dan upaya penyelamatan lingkungan berkelanjutan,” terangnya.

Menurut Fauzan, berbagai pihak dan komunitas turut berkontribusi mendukung dan ikut serta dalam kegiatan Kemah Hari Bumi. Diantaranya Kementerian Kelautan Perikanan melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) pusat, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Pemkot Sibolga, Dinas Pariwisata Tapteng.

Selanjutnya Official CISC (Chelsea Indonesia Supporter Club Indonesia) Regional Sibolga, PLTU Labuan Angin, PLTA Sipan Sihaporas, Bank Sumut Cabang Sibolga, Poncan Marine Resort dan diharapkan akan terus bertambah sehingga acara ini bisa diselenggarakan dengan baik.

“Kita berharap kegiatan ini tidak sekedar meriah, yang terpenting adalah pesan penyelamatan lingkungan tersampaikan ke banyak pihak,” Fauzan menandaskan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Memberamo Tengah Papua

Peristiwa   23 Okt 2019 - 07:43 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: