Selundupkan Sisik Trenggiling, 2 WNA Tiongkok Diamankan Bea Cukai Kuala Namu

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
24 April 2019   13:00

Komentar
Selundupkan Sisik Trenggiling, 2 WNA Tiongkok Diamankan Bea Cukai Kuala Namu

Sisik trenggiling yang diamankan petugas bea cukai Kuala Namu. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Dua orang Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan China diamankan petugas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Kuala Namu. Keduanya diringkus karena tertangkap tangan menyelundupkan 44 keping sisik trenggiling (Manis javanica).

"Kedua WNA beserta barang bukti kini dititipkan di Mapolda Sumut," kata Kepala Seksi WIlayah I Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Balai Gakkum) KLHK Wilayah Sumatera, Haluanto Ginting, Rabu (24/4).

Ia menjelaskan, kedua WNA tersebut diketahui berinisial PF (33) dan XY (28). Mereka merupakan calon penumpang pesawat Air Asia dengan kode penerbangan AK 394-112 tujuan KNO-KUL-CAN (Kualanamu-Kuala Lumpur-Guangzhou) tanggal 20 April 2019.

PF dan XY mencoba menyeludupkan sisik trenggiling dengan menempatkan satwa dilindungi itu di beberapa tempat barang bawaan seperti dompet, saku baju, bantal, tas sandang, amplop angpao berwarna merah, dan kaos kaki.

"Saat melewati mesin X-ray di Bandara Kuala Namu, sisik trenggiling tersebut terdeteksi," sebutnya.

Haluanto menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya menerima pelimpahan dari KPPBC Kuala Namu kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Seperti Polda Sumut dan Konsulat Republik Rakyat Tiongkok," jelasnya.

Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera, Edward Hutapea menyebut, kedua WNA tersebut diancam dengan hukuman pidana Pasal 21 ayat (2) huruf d jo pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa jo Permen LHK No. 106 Tahun 2018 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi.

"Kita mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Petugas Bandara Kualanamu, KPPBC Kualanamu, dan BBKSDA Sumut,  serta seluruh instansi terkait yang telah mendukung kegiatan ini," sebutnya.

Kepada seluruh lapisan masyarakat diminta untuk tidak memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut.

"Atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia," tegasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: