9 Cara Sederhana Menyelamatkan Bumi, Tempat Tinggal Kita Bersama

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
22 April 2019   11:00

Komentar
9 Cara Sederhana Menyelamatkan Bumi, Tempat Tinggal Kita Bersama

Bumi (Foto : Porapak Apichodilok Follow)

Trubus.id -- Setiap tanggal 22 April, Hari Bumi Sedunia selalu diingat masyarakat internasional sebagai 'alarm' keprihatinan terhadap terkikisnya daya dukung komponen lingkungan hidup sebagai instrumen pokok keberlangsungan hidup manusia. 

Pada hakekatnya, Hari Bumi merupakan salah satu kampanye global terbesar terkait penyelamatan planet bumi, perlindungan alam, pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan gaya hidup yang ramah lingkungan. 

Namun, ternyata hasil nyatanya dapat dikatakan tidak signifikan, karena dalam kurun waktu 1972 sampai dengan saat ini, kondisi lingkungan hidup dan planet bumi tidak menjadi lebih baik, tetapi justru kerusakannya semakin parah.

Kerusakan lingkungan hidup dan planet bumi memang bisa terjadi akibat peristiwa alam, namun perilaku  manusia merupakan faktor utama yang menyebabkan kerusakan tersebut. 

Lantas apa yang yang bisa dilakukan untuk bumi yang semakin renta ini?

Berikut adalah hal sederhana dalam keseharian hidup untuk membantu keberlangsungan kelestarian bumi. 

1. Mulai Menanam Pohon  dari lingkungan sekitar  

Indonesia merupakan negara yang sangat beruntung karena Indonesia memiliki wilayah hutan tropis yang sangat luas. Pohon mempunyai fungsi yang sangat penting dalam upaya meredam kenaikan gas rumah kaca penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim. Seperti spons/busa, pohon menyerap karbondioksida yang dihasilkan oleh kegiatan-kegiatan yang dilakukan manusia dan makhluk hidup lainnya. Fungsi pohon ini dijalankan dengan sangat masif oleh hutan.

Akan tetapi, sangat disayangkan, hutan di Indonesia terdegradasi akibat pembalakan liar, perambahan hutan, pengurangan kawasan hutan (deforestasi) untuk kepentingan pembangunan dan penggunaan lahan yang dilakukan dengan masif dan tidak didasarkan pada prinsip keberlanjutan. Hutan menjadi rusak dan tidak dapat lagi menyerap karbon dengan baik.

Jumlah hutan yang semakin menyusut ditambah dengan produksi emisi yang semakin banyak semakin membuat atmosfer bumi panas dan mempercepat terjadinya perubahan iklim. Pemerintah Indonesia mengambil tindakan untuk menanggulangi kerusakan hutan ini dengan mengajak masyarakat Indonesia menanam pohon.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: