Kementan Cetak Generasi Milenial Jadi Agripreneur Lewat Polbangtan

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 April 2019   18:00 WIB

Komentar
Kementan Cetak Generasi Milenial Jadi Agripreneur Lewat Polbangtan

Mahasiswa Polbangtan Gowa turut serta dalam 1st Millenial Indonesian Agropreneurs (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Dalam rangka mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar 1st Millenial Indonesian Agropreneurs (MIA) di Botani Square sejak 18-21 April 2019. Tujuan diselanggarakannya event ini untuk mencetak generasi muda menjadi wirausahawan.

Guna mencetak jiwa wirausahawan pada generasi milenial khususya dibidang pertanian, Kementerian Pertanian memiliki kegiatan Pengembangan Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP).

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pendidikan Pusdiktan Kementerian Pertanian Ismaya Parawansa mengungkapkan, PWMP ini menyasar generasi milenial Indonesia.

“PWMP ini memberikan beasiswa bagi siswa, mahasiswa, juga pemberian bantuan kepada para alumni di Politeknik Pembangunan pertanian (Polbangtan) atau sekolah yang berada di bawah Pusat Pendidikan Kementerian Pertanian,” kata Ismaya kepada Trubus.id di Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/4).

Dirinya menambahkan, Polbangtan sendiri ada di sejumlah kota di Indonesia seperti Medan, Bogor, Yogyakarta, Magelang, Malang, Gowa dan Manokwari. Selain itu ada tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMKPP di Banjarbaru, Kupang dan Palembang.

“Kita perlu membangkitkan minat wirausaha bagi para milenial. Kami ingin siswa dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di bawah Kementerian Pertanian tidak menjadi PNS, tapi kita ingin mencetak generasi muda menjadi wirausahawan.” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian sendiri menginginkan generasi milenial untuk berkecimpung di sektor pertanian.

“Jadi kita ingin mayoritas profesi di bidang pertanian itu generasi muda. Kementerian Pertanian ingin adanya regenerasi di sektor pertanian, sehingga kita melakukan terobosan agar generasi milenial mau menggeluti bidang pertanian,” ungkapnya lagi.

Diakuinya, sejak tahun 2016 sudah 500 kelompok yang meliputi siswa, mahasiswa, alumni dan santri yang telah dibina oleh Kementerian pertanian menjadi seorang agripreneur.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Paparan Radiasi Nuklir di Laut Cina Selatan Tidak Terbukti

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:11 WIB
Bagikan: