Hingga April, 19 Juta Liter Air Habis untuk Atasi Karhutla di Riau, Hasilnya?

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
15 April 2019   11:00

Komentar
Hingga April, 19 Juta Liter Air Habis untuk Atasi Karhutla di Riau, Hasilnya?

Karhutla (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Guna mengatasi sejumlah titik-titik api hingga memadamkan kobaran api, Satuan Tugas kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Riau menghabiskan 19 juta liter air sejak awal tahun hingga April 2019. Pengeboman air (water bombing) ini mengerahkan delapan unit helikopter.

“Penanggulangan karhutla harus terus dilakukan secara terpadu baik jalur darat ataupun jalur udara,” kata Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger di Pekanbaru, Riau, mengutip Antara, Senin (15/4).

Sementara itu, Satgas Karhutla Provinsi Riau telah menetapkan siaga darurat karhutla sejak 19 Februari hingga 31 Oktober 2019 mendatang.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, upaya mengatasi karhutla melalui jalur udara dengan cara melakukan pengeboman air telah menghabiskan 19 juta liter air. Sementara dua unit helikopter milik Satgas Udara Karhutla juga turut membantu mengatasi sebaran titik api di Riau sejak awal tahun lalu. Dua helikopter tersebut terdiri dari Kamov KA-32 dan Mi8-MTV.

Kemudian dua unit helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pengeboman air telah menghabiskan 12,6 juta liter air untuk menatasi karhutla di Riau.

Sementara empat unit helikopter lainnya adalah bantuan dari pemerintah yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), TNI hingga pihak swasta yang turut mengatasi karhutla sejak awal tahun 2019 dengan sebaran wilayah hingga 12 kabupaten di Provinsi Riau.

Lebih jauh dikatakan Edwar, total 11 unit helikopter yang akan memperkuat Satgas Karhutla di Riau.

“Tapi tidak semua helikopter bertugas melakukan pengeboman air, karena toga unot heli melakukan patroli dan 8 unit heli melakukan pengeboman air,” ungkapnya.

Sementara untuk modifikasi cuaca, menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan menebar garam ke awan potensial untuk menghasilkan hujan buatan.

“TMC sendiri telah dilakukan sebanyak 54 kali sejak awal tahun dengan total 42 ton garam, yang disebar ke awan,” pungkasnya.

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 15 April 2019 - 20:08

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 BBM : 2B1E7B84

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: