CPO Indonesia Ditolak Uni Eropa, Perluasan Pasar Asia dan Afrika Dibidik Melalui FTA

TrubusNews
Binsar Marulitua
13 April 2019   15:00 WIB

Komentar
CPO Indonesia Ditolak Uni Eropa, Perluasan Pasar Asia dan Afrika Dibidik Melalui FTA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution (Foto : Trubus.id/Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah akan memperluas pasar komoditas kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di Asia dan Afrika melalui Free Trade Agreement (FTA). Hal ini terkait dengan Kebijakan UniEropa yang melarang masuk komoditas tersebut karena dinilai berisiko tinggi mendorong deforestasi. 

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution saat ini tengah melakukan komunikasi intensif dengan Pakistan dan India. Akan tetapi, perluasan pasar ekspor lewat Free Trade Agreement menjadi  kewenangan Menteri Perdagangan. 

Baca Lainnya : Menko Darmin Paparkan Hasil Diplomasi tentang Sawit di Brussel

"Saya tahu pembicaraan sudah mulai oleh Menteri Perdagangan " ujar Menko Darmin di Kantor Kemenko Perkonomian, Jakarta, Jumat (12/4).

Darmin juga menjelaskan, ada satu negara lain yang sedang melakukan tahap pendekatan dengan pemerintah dalam rangka ekspor kelapa sawit yaitu Turki

"Pembicaraan dengan negara turki saat ini  juga sudah jalan," tambah Darmin .

Di samping itu, Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) juga telah menyampaikan kekecewaan dan meminta agar proses pengesahan aturan diskriminatif tersebut dapat dihentikan. [NN]
 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Indonesia Jadi Contoh Negara Lain Manfaatkan Biodiesel

Peristiwa   09 Des 2019 - 17:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: