Kementan Bawa Bantuan Pertanian Terbanyak Sepanjang Sejarah ke Sulawesi Selatan

TrubusNews
Syahroni
12 April 2019   18:30 WIB

Komentar
Kementan Bawa Bantuan Pertanian Terbanyak Sepanjang Sejarah ke Sulawesi Selatan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Sejak pemerintahan Jokowi-JK, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja cepat menangani permasalahan di sektor pertanian guna meningkatkan pendapatan para petani. Gelombang besar bantuan pertanian dan pendampingan pun disebar ke seluruh penjuru negeri. Tak ketinggalan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Sejak 4 tahun terakhir, bantuan ke berbagai wilayah di Provinsi ini terus berdatangan. Bahkan disebutkan, bantuan ini merupakan bantuan terbesar sepanjang sejarah.

Karena itu, Bupati Takalar, Syamsari Kitta yang merupakan Kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi berbagai program dan bantuan di era Pemerintahan Jokowi-JK khususnya dalam sektor pertanian. Bantuan pertanian dari pemerintah di Kabupaten Takalar mencapai puluhan miliar baik dalam bentuk saluran irigasi, jalan usaha tani, alat mesin pertanian dan tahun lalu bantuan program Bekerja untuk 2.500 kepala keluarga miskin tani. 

Baca Lainnya : Lewat UPJA, Program Alsintan Kementan Berhasil Menambah Pendapatan Petani

"Kita menantikan kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sudah lama karena banyak bantuan yang digelontorkan kepada petani Takalar beberapa tahun ini. Dan hari ini pun kembali beliau berikan bantuan Rp33 miliar," demikian dikemukakan Syamsari pada sambutan acara Pertemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2019 yang dihelat di Alun-Alun Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/4). 

Dalam acara itu, hadir Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman untuk memberikan langsung bantuan ini kepada petani. Pertemuan ini sendiri dihadiri lebih dari 30 ribu petani dan santri dari enam kabupatan di Provinsi tersebut yakni Takalar, Gowa, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Selayar.

Syamsari pun menuturkan, bersama segenap bupati yang hadir hari ini yakni Jeneponto, Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, Gowa dan Selayar menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah memberikan kebijakan dan keberpihakan untuk membantu petani. Tahun lalu juga dikucurkan dana desa Rp 134 miliar dan rata-rata untuk enam kabupaten, total bantuan hampir Rp 1 triliun. 

Baca Lainnya : Kementan Terus Dorong Ekspansi Pasar Ekspor Perunggasan ke Timor Leste

"Bantuan semuanya dirasakan petani, jalan tani sudah tidak becek lagi. Ini bukti nyata Presiden Jokowi sangat memperhatikan petani," akunya.

Khusus Kabupaten Takalar yang mengusung program satu sapi satu kepala keluarga, lanjut Syamsari, pada tahun 2018 telah bersinergi dengan APBD, untuk Desa sudah diadakan 500 ekor sapi dan tahun 2019 ini pengadaan sapi sebanyak 3.000 ekor. Ini adalah bukti dari keberpihakam pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi.

"Kami mau menyampaikan harapan agar ada tambahan bantuan dari Kementerian Pertanian, sehingga program sapi ini selesai tahun depan. Kami yakin kehadiran Bapak Menteri Pertanian mendukung program ini," ujar Syamsari.

Sementara itu, Mentan Amran mengatakan bantuan pertanian di era pemerintahan Jokowi-Jk sejak 2014 hingga 2019 untuk Sulawesi Selatan totalnya mencapai Rp15,7 triliun. Terdiri dari bantuan untuk Kabupaten Takalar Rp375,3 miliar, Gowa Rp780,2 miliar, Jeneponto Rp455,7 miliar, Bantaeng Rp249,8 miliar, Bulukumba Rp509,3 miliar, Sinjai Rp335,8 miliar dan Kabupaten Selayar Rp440,3 miliar.

Baca Lainnya : Spektakuler, Kementan Berhasil Membalikkan Posisi dari Importir Jadi Eksportir

"Bantuan hari ini untuk Takalar sebesar Rp 33 miliar. Berupa ayam 165 ribu ekor gratis kandang, vaksin dan pakan selama 6 bulan, bibit kelapa 5 ribu batang, kambing, sapi, benih sayuran, bibit mangga, benih padi, jagung dan alat mesin pertanian. Bantuan ini diberikan Bapak Presiden Jokowi kepada petani. Bantuan kami bawa terbanyak sepanjang sejarah," bebernya.

Khusus bantuan alat mesin pertanian, sambung Amran, total bantuan 2015 hingga 2018 untuk Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 25.410 unit, nilainya Rp 920,6 miliar. Di Takalar, bantuan alat mesin pertanian yang digelontorkan mencapai 1.986 unit, nilainya Rp 49 miliar.

"Dan di awal pemerintahan Jokowi-JK telah dialokasikan anggaran Rp 3 triliun untuk pembangunan tiga bendungan di Jeneponto, Sidrap dan Luwu," terangnya.

Lebih lanjut Amran menegaskan pertanian Selawesi Selatan hingga saat ini semakin tumbuh dan petani mendapatkan harga yang tinggi. Pasalnya ekspor komoditas pertanian dari Sulawesi Selatan sudah langsung ke China dan Eropa, sehingga tidak lagi transit di Lampung dan Surabaya. Secara nasional, ekspor pertanian hingga saat ini melonjak 26 persen, nilainya Rp 1.700 triliun. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: