Tiga Hari Pasca Banjir Indramayu, Banyak Warga Mulai Terserang Penyakit

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 April 2019   13:00 WIB

Komentar
Tiga Hari Pasca Banjir Indramayu, Banyak Warga Mulai Terserang Penyakit

Banji Indramayu (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Banjir yang terjadi di lima kecamatan di Kabupaten Indramayu sejak Selasa, (9/4) akibat luapan Sungai Cimanuk belum surut. Kondisi ini mengakibatkan banyak warga masih bertahan di pengungsian yang tersebar di sejumlah titik.

Lima kecamatan yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Cimanuk meliputi, Kecamatan Indramayu, Lohbener, Sindang, Cantigi dan Pasekan.

Memasuki hari ketiga, sejumlah warga di pengungsian mulai terserang berbagai penyakit. Penyakit yang menyerang para pengungsi korban banjir meliputi alergi, gatal-gatal, hingga diare. Sebagian warga yang mengungsi mendatangi posko kesehatan karena mengeluhkan berbagai penyakit.

Baca Lainnya : Bantu Korban Banjir Baleendah, Basarnas Olah Air Sungai Citarum Jadi Air Minum

"Dari lima posko, satu hari kita bisa melayani 500 orang dengan berbagai keluhan," kata Sripah, Koordinator Posko Kesehatan Desa Babadan di Kecamatan Sindang, Jumat (12/4), dilansir dari Ayobandung.

Posko kesehatan di Desa Babadan, menurut Sripah merupakan satu dari lima posko yang didirikan oleh Puskesmas Kecamatan Sindang untuk melayani korban banjir.

Sebelumnya dilaporkan, akibat luapan Sungai Cimanuk, sedikitnya ada 2.000 rumah warga dan 2.026 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: