Cegah Pencemaran Limbah Sungai, Bandung Perbanyak IPAL Komunal

TrubusNews
Syahroni
11 April 2019   23:00 WIB

Komentar
Cegah Pencemaran Limbah Sungai, Bandung Perbanyak IPAL Komunal

Ilustrasi (Foto : Doc/ Antara)

Trubus.id -- Guna menjaga kelestarian aliran sungai sebagai upaya pendukung kelancara program Citarum Harum serta solusi keterbatasan lahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus mendorong upaya pembangunan septic tank komunal. 

Rencanannya, tanki septik komunal ini akan dibangun di kawasan-kawasan padat penduduk di wilayah tersebut. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau tangki septik komunal di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar, Bandung, Kamis (11/4).

Dalam kesempatan itu, Yana mengaku terkesan dengan keberadaan tanki septik komunal di wilayah tersebut. Pasalnya tangki septik komunal di wilayah itu tertata rapi, besih dan tidak menimbulkan bau.

Baca Lainnya : Pemerintah Pastikan Anggaran Pembenahan Citarum Cair pada Maret 2019

"Mudah-mudahan kita bisa mendorong terus pembuatan ipal komunal ini di permukiman-permukiman padat ‎di Kota Bandung, supaya tidak membuang hajat ke septictank terpanjang yaitu sungai,"‎ kata Yana dikutip dari Republika.

Baca Lainnya : Terobosan IPal Wetland-Biocord Diharapkan Kurangi Limbah Rumah Tangga Cemari Citarum

Yana menambahkan, tanki septik komunal terbukti bisa menjadi solusi keterbatasan lahan. Buktinya, lahan yang digunakan untuk dijadikan tempat penampungan tanki septik komunal di Astana Anyar masih bisa digunakan sebagai balai pertemuan. Dia sendiri mengaku tak mencium bau menyengat saat berbincang dengan warga di balai pertemuan tersebut. 

"Kita bisa lihat bahwa lahan yang digunakan limbah komunal atasnya bisa tetap digunakan. Seperti ini balai pertemuan atau nanti bisa jadi taman bermain. Ini tidak bau jadi tidak mengganggung aktivitas di atasnya," ujarnya.

Untuk itu Yana menyerukan kepada masyarakat tidak khawatir dengan keberadaan tangki septic komunal. Karena jika dibangun dengan baik tidak akan menimbulkan bau. Padahal, tangki septik komunal di Kelurahan Panjunan itu mampu menampung limbah kotoran rumah tangga dari 76 Kepala Keluarga dengan jumlah warga 304 jiwa. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: