5 Kecamatan Terendam, Indramayu Darurat Banjir 

TrubusNews
Astri Sofyanti
11 April 2019   10:15 WIB

Komentar
5 Kecamatan Terendam, Indramayu Darurat Banjir 

Banjir di Indramayu (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menetapkan status darurat banjir di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Banjir ini dikarenakan meluapnya Sungai Cimanuk. Status darurat banjir tersebut ditetapkan hingga 21 April 2019.

Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk ini merendam rumah-rumah penduduk di lima kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan informasi Bupati Indramayu Supendi, sebanyak 12 desa/kelurahan di lima kecamatan terdampak banjir.

Ke- 12 desa/kelurahan tersebut meliputi Desa Plumbon, Dukuh, Telukagung, Pekandangan, Pekandangan Jaya, dan Kelurahan Lemahmekar, di Kecamatan Indramayu, Desa Rambatan, Penganjang, dan Pagirikan di Kecamatan Sindang, Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Lohbener, Desa Waledan, Kecamatan Cantigi, serta Desa/Kecamatan Pasekan.

Terkait penanganannya, sejauh ini Pemkab Indramayu mendirikan dapur umum dan menyiapkan alat berat untuk mengantisipasi jebolnya tanggul Sungai Cimanuk. Puskesmas di wilayah banjir juga sudah diinstruksikan untuk siaga melayani warga.

Supendi mencatat, Kamis (11/4), tercatat 3.276 unit rumah warga yang terendam banjir akibat luapan Sungai Cimanuk. Ketingian genangan banjir di setiap desa bervariasi. Selain menggenagi rumah, banjir juga merendam 17 unit masjid dan 12 unit sekolah di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Edi Kusdiana menegaskan tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir ini.

Sampai saat ni, bantuan berupa logistik terus mengalir untuk korban banjir di Kabupaten Indramayu. Sejumlah bantuan yang dibutuhkan korban terdampak banjir diantaranya, makanan baik untuk dewasa ataupun anak-anak, tenda, selimut, hingga pakaian.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: