Bantuan Alsintan Mampu Tekan Biaya Operasional Petani Hingga 48 Persen

TrubusNews
Syahroni
09 April 2019   22:30 WIB

Komentar
Bantuan Alsintan Mampu Tekan Biaya Operasional Petani Hingga 48 Persen

Kementan terus menyalurkan bantuan alsintan untuk meningkatkan kesejateraan petani. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan komoditas pertanian guna mencapai target swasembada pangan. Salah satu langkah yang diambil untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke berbagai wilayah.

Dengan bantuan alsintan ini, diperkirakan mampu menekan biaya operasional petani sekitar 35 persen hingga 48 persen. Ini berarti bantuan tersebut mampu membantu aktivitas petani dalam memperlancar usahanya yang kemudian berdampak pada kesejahteraan para petani. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Prasaranan dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, belum lama ini. 

Baca Lainnya : Bantuan Alsintan Modern Tingkatkan Produksi dan Sejahterakan Petani

Baca Lainnya : Sejahterakan Petani Cianjur, Kementan Bantu 200 Ribu Benih Kopi dan Alsintan

"Alsintan mampu menekan biaya operasional 35 hingga 48 persen dalam produksi petani. Dulu, petani bisa membajak sawahnya satu ha selama berhari-hari, tapi kini cukup 2 hingga 3 jam saja," ujar Sarwo Edhy.

Dengan perkembangan positif tersebut, Sarwo Edhy berharap, bantuan alsintan pada 2019 semakin banyak dan semakin menyejahterakan petani. Sebagai contoh, dengan combine harvester, panen bisa secara otomatis dalam sekali jalan. Alat tersebut dilengkapi penebas, perontok, yang kemudian keluar dalam bentuk gabah. Petani bisa langsung memasukkan gabah ke dalam karung, sehingga waktu bisa terpangkas dengan efisien. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: