Ratusan Hektare Sawah di Kabupaten Bandung Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

TrubusNews
Syahroni
09 April 2019   20:30 WIB

Komentar
Ratusan Hektare Sawah di Kabupaten Bandung Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sudah sepekan terakhir, beberapa wilayah di Kabupaten Bandung terendam banjir akibat meluapnya Sungai Citarum. Tak hanya merendam pemukiman, air juga merendam areal pertanian. Menurut catatan, luas area pertanian yang terendam banjir mencapai 272 hektare. Areal pertanian itu tersebar di 6 kecamatan yang berada di kabupaten tersebut. 

Seorang pertani di Kecamatan Bojongsoang, Rahmat Gumelar (51) mengatakan, dirinya hanya bisa pasrah melihat sawahnya terendam banjir. Apalagi usia padi di lahannya belum cukup untuk dipanen. Karenannya kerugian yang ia derita cukup banyak. 

Baca Lainnya : Sempat Surut, Kabupaten Bandung Kembali Terendam Akibat Sungai Citarum 

“Kalau mau dipanen awal pun belum bisa dipanen. Mudah-mudahan genangan banjir ini bisa segera surut. Selain penduduk yang terkena dampak, banjir juga memberi dampak kepada petani padi. Jika genangan (banjir) ini tidak surut dalam tiga atau empat hari ke depan, maka bisa dipastikan akan gagal panen,” ucap Rahmat dilansir dari Pikiran Rakyat, Selasa (9/4).

Rahmat mengatakan, usia tanam padinya itu sekitar 50 hari. Sementara padi baru bisa dipanen sekitar 100-110 hari. Dengan kondisi banjir yang menggenangi areal persawahan miliknya setinggi 50 centimeter, tentunya akan berdampak pada hasil panen.

Menanggapi kondisi ini, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Diar Hadi Gusdinar menjelaskan, beberapa areal pertanian yang terendam banjir tersebar di Kecamatan Baleendah, Majalaya, Banjaran, Bojongsoang, Rancaekek, Solokanjeruk, dan Dayeuhkolot.

Baca Lainnya : Air Luapan Sungai Citarum Rendam Ribuan Rumah di Kabupaten Bandung

“Dalam tiga hari ke belakang, memang intensitas hujan di Bandung raya ini cukup tinggi sehingga turut juga merendam areal persawahan di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung. Genangan air yang merendam areal persawahan itu bervariasi berkisar antar 20 sentimeter hingga 1 meter di enam kecamatan tersebut,” ungkap Diar.

Namun demikian Diar menambahkan, Pemkab Bandung sudah menyiapkan benih pengganti untuk membantu para petani jika mereka gagal panen musim ini. Selain itu, upaya antisipasi lainnya yakni dengan jaminan penggantian dari asuransi pertanian. 

Saat ini, lanjut Diar, sebanyak 29 ton benih padi cadangan dari APBD Kabupaten Bandung sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi jika terjadinya gagal panen ini. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

7 Pesan Jokowi kepada Kabinet Indonesia Maju

Peristiwa   23 Okt 2019 - 17:58 WIB
Bagikan: