Mendag: Impor Bawang Putih Hanya untuk Kondisi Darurat

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
09 April 2019   19:30

Komentar
Mendag: Impor Bawang Putih Hanya untuk Kondisi Darurat

Bawang putih (Foto : Trubusid/Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Penugasan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk melakukan impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) ditegaskan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita hanya untuk kondisi darurat.

Mendag Enggar, Selasa (9/4) mengutip Antara, mengungkapkan, sebelum menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor bawang putih sebanyak 100 ribu ton, pihaknya telah mebicarakannya baik oleh KPPU, Ombudsman hingga kelompok tani.

“Jadi semua aspek sebelum melakukan impor kita perhatikan,” kata Enggar di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/4).

Baca Lainnya : Kementan: Kalau Mafia Bawang Putih Semena-mena Seperti Dulu, Kita Perangi!

Selain itu, impor dilakukan apabila perusahaan importir telah melakukan kewajiban untuk menanam bawang putih sebanyak 5 persen dari total kuota impor. Hal ini tertuang jelas dalam rekomendasi sesuai Peraturan Menteri Pertanian.

“Kalau tidak mengikuti rekomendasi tersebut ya tidak kami izinkan melakukan impor,” ujar Enggar.

Salah satu tugas Kementerian Perdagangan adalah memastikan dan mengatur distribusi dan stabilitas harga komoditas pangan. Enggar menambahkan, ketersediaan bawang putih yang ada di gudang-gudang eksportir merupakan sisa kedatangan tahun lalu. Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga beberapa waktu ke depan.

“Jadi importir tidak mendatangkan lagi bawang putih impor dari luar negeri,” tambah Enggar. Jadi bisa diasumsikan, belum terjadi situasi mendesak yang membuat pemerintah meminta Bulog melaksanakan impor.

Baca Lainnya : Tidak Sekadar Swasembada, Ini Alasan Kementan Gencar Tanam Bawang Putih

Enggar juga menegaskan, sebelumnya telah memeriksa gudang-gudang yang dimiliki pengusaha importir.

“Semua sudah kita periksa, stok tidak banyak tapi cukup. Stok itu yang kita suruh keluarkan. Karena kalau tidak nanti bisa dikatakan menimbun,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, Kementerian Perdagangan akan segera menerbitkan izin impor bagi perusahaan-perusahaan swasta yang telah melakukan wajib tanam dan mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 09 April 2019 - 21:29

Minimal Depo 20rb & WD 50rb WA : [+855]964630067 hanya di WWWoAREATOTOoPRO

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: