Dalam Seminggu, Gunung Merapi Keluarkan 8 Kali Awan Panas

TrubusNews
Diah Fauziah
06 April 2019   14:30 WIB

Komentar
Dalam Seminggu, Gunung Merapi Keluarkan 8 Kali Awan Panas

Gunung Merapi. (Foto : The Straits Times)

Trubus.id -- Berdasarkan catatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) sejak tanggal 24 Maret hingga 4 April, Gunung Merapi mengeluarkan delapan kali awan panas.

"Jarak luncur maksimal awan panas itu sejauh 1.300 meter, mengarah ke hulu Kali Gendol," kata Hanik Humaida, dalam keterangan pers, Sabtu (6/4).

Selain itu, BPPTKG juga mencatat 18 kali gempa hembusan, enam kali gempa vulkanik dangkal, 33 kali gempa fase banyak, 247 kali gempa guguran, delapan kali gempa frekuensi rendah dan lima kali gempa tektonik.

Baca Lainnya : Gunung Merapi Luncurkan Guguran Awan Panas Setinggi 1,5 Kilometer

Pada Jumat (21/3) lalu, BPPTKG melakukan pengamatan visual untuk mengetahui volume kubah lava Gunung Merapi dengan menganalisis foto yang diambil dari drone.

"Volume kubah lava mencapai 470.000 meter kubik. Sejak Januri 2019, volume kubah lava relatif tetap karena sebagian besar ekstrusi magma langsung meluncur ke hulu Kali Gendol sebagai guguran lava atau awan panas," tutur Hanik.

Itu berarti, kubah lava Gunung Merapi dalam kondisi stabil. Apalagi, laju pertumbuhan kubah lava juga relatif rendah. Walau begitu, aktivitas Gunung Merapi masih cukup tinggi.

Baca Lainnya : Waspada, Tujuh Kali Lava Pijar Terpantau Menyembur dari Gunung Merapi

"Masih level waspada. Maka dari itu, area di radius tiga kilometer dari puncak gunung harus dikosongkan. Tidak boleh ada kegiatan, baik itu pendaki atau masyarakat setempat," katanya.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di jalur Kali Gendol harus meningkatkan kewaspadaan terhadap awan panas.

"Guguran lava dan awan panas berpotensi menimbulkan hujan abu. Waspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," jelas Hanik. [DF]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: