KP2C Masih Temukan Adanya Saluran Limbah yang Cemari Sungai Cileungsi

TrubusNews
Syahroni
05 April 2019   22:00 WIB

Komentar
KP2C Masih Temukan Adanya Saluran Limbah yang Cemari Sungai Cileungsi

Tim penyusuran sungai Cileungsi menemukan masih ada limbah industri dan domestik yang dibuang di aliran sungai tersebut. (Foto : Doc/ KP2C)

Trubus.id -- Pencemaran yang terjadi di aliran Sungai Cileungsi hingga Kali Bekasi terus terulang. Kondisi ini sepertinya tak akan terhenti jika aktifitas pembuangan libah ke sungai tersebut masih saja terjadi.

Belum lama ini, pegiat lingkungan hidup bersama dinas terkait kembali menemukan saluran pembuangan limbah di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor. Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman mengatakan, saat melakukan susur sungai Selasa (2/4) lalu, pihaknya menemukan titik pembuangan limbah industri dan domestik.

‎"Kami masih menemukan titik-titik pembuangan limbah industri dan domestik yang mengalir ke Sungai Cileungsi serta sampah-sampah padat," ujar Puarman dalam keterangan tertulisnya pada Trubus.id, Kamis (4/4) kemarin.

Baca Lainnya : KP2C: Pencemaran Sungai Cileungsi Sudah Sangat Parah dan Libatkan Banyak Industri

Tak hanya itu, tim jug menemukan masih adanya bangunan yang berdiri di Garis Sempadan Sungai (GSS). Puarman menegaskan, temuan ini akan ditindaklanjuti oleh tim untuk memidanakan pelaku pembuangan limbah ke sungai.

"Hasil pemetaan ini akan ditindaklanjuti oleh tim darat untuk mengidentifikasi dan memverifikasi izin pembuangan limbah terduga pelaku pencemaran. Pelaku yang terbukti melakukan pembuangan limbah tanpa izin dan tanpa pengolahan akan diproses secara hukum dengan melibatkan kepolisian dengan menerapkan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup," tuturnya.

‎Dia menambahkan, KP2C berperan memberikan data terkait karakter Sungai Cileungsi dan dugaan pencemaran yang terjadi. 

"Hal ini berdasarkan pengamatan KP2C yang melihat terjadinya perubahan warna air sungai mulai dari hulu hingga ke hilir maupun melakukan kegiatan susur sungai," tambahnya lagi.

Sebelumnya, ‎KP2C bersama instansi terkait melakukan susur Sungai Cileungsi, yang kedua kalinya pada Selasa (2/4/2019) lalu. Kegiatan susur sungai ini bertujuan untuk memetakan potensi pencemaran dan kerusakan sungai. Sekaligus untuk percepatan penanganan pencemaran sungai Cileungsi. 

Baca Lainnya : Pencemaran di Sungai Cileungsi dan Cikeas Mengkhawatirkan, Pemerintah Pusat Diajak Turun Tangan

"Kami mencoba menelusuri jejak pelaku pencemaran sungai Cileungsi," ujarnya.

Tim susur sungai terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, KP2C, Bogor SAR Community, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Lokasi susur sungai yang terbagi dalam dua rute yakni di bagian hulu diawali dari Cibongas-Babakan Madang menuju Jembatan Wika tempat pos pantau KP2C.

Di bagian hilir, tim susur sungai menempuh rute dari Jembatan Cikuda-Wanaherang hingga Curug Parigi, Vila Nusa Indah 5, Kabupaten Bogor. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan: