Jaga Stabilitas Harga, Kementan Gelar OP Bawang Murah di Surabaya dan Jakarta

TrubusNews
Astri Sofyanti
05 April 2019   18:30 WIB

Komentar
Jaga Stabilitas Harga, Kementan Gelar OP Bawang Murah di Surabaya dan Jakarta

Ilustrasi (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Guna menjaga stabilisasi harga bawang merah, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Operasi Pasar (OP) bawang murah di dua kota yakni Jakarta dan Surabaya. Operasi Pasar bawang murah ini dilaksanakan pada Jumat (5/4).

Di Jakarta, OP bawang murah digelar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Kepala Sub Direktorat Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Wiwi Sutiwi mengungkapkan, Operasi Pasar (OP) bawang merah merah dan bawang putih karena saat ini harga kedua komoditas ini tengah melambung. Diakuinya kenaikan harga bawang disebabkan karena mundurnya masa tanam akibat musim hujan.

Baca Lainnya : Kementan: Kalau Mafia Bawang Putih Semena-mena Seperti Dulu, Kita Perangi!

Ia merinci, saat ini harga bawang putih sekitar Rp32.000 sampai Rp35.000 per kilogram, sementara bawang merah mencapai Rp40.000 per kilogram. Dalam OP bawang murah kali ini, Kementan membanjiri bawang di pasaran hingga 38 ton.

“Dalam operasi pasar hari ini, bawang merah akan dijual Rp20.000 per kilogram sementara untuk bawang putih Rp18.000 per kilogram,” kata Wiwi di Jakarta, Jumat (5/4), mengutip Timesindonesia.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura, Kementerian Pertanian, Yasid Taufik menjelaskan, kegiatan operasi pasar merupakan upaya kepedulian pemerintah untuk menjaga harga kebutuhan pokok khususnya bawang merah dan bawang putih di pasaran.

Baca Lainnya : Tidak Sekadar Swasembada, Ini Alasan Kementan Gencar Tanam Bawang Putih

Dirunya mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaimanlah yang menginstruksikan secara langsung untuk menggelar Operasi Pasar bawang murah mengingat kenaikan harga bawang sudah terjadi selama beberapa hari terakhir.

Pihaknya menegaskan bahwa melambungnya harga bawang merah dan bawang putih dipastikan tidak akan lama. Sebab, pasokan bawang ke Pasar Induk Kramat Jati sudah mulai normal.

“Harga bawang masih tinggi karena pedagang rata-rata masih menjual bawang stok lama,” tandasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: