Pemprov Sumut Prioritaskan Pembangunan Perkebunan di Tahun 2020 Mendatang

TrubusNews
Syahroni
05 April 2019   17:30 WIB

Komentar
Pemprov Sumut Prioritaskan Pembangunan Perkebunan di Tahun 2020 Mendatang

Sekdaprov Sumut, Sabrina menghadiri Forum Perangkat Daerah Penyusun Rencana Kerja Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 di Medan, Jumat (5/4). (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Pembangunan perkebunan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) pada tahun 2020. Hal ini sesuai dengan visi misi Gubernur Sumut untuk Membangun Desa dan Menata Kota.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut), Sabrina mengatakan, visi misi Gubernur Membangun Desa dan Menata Kota, yaitu dengan strategi pembangunan perkebunan yang diarahkan melalui strategi pengembangan sarana dan prasarana pendukung usaha perkebunan.

"Kemudian penguatan kelembagaan perkebunan, perlindungan sumber daya perkebunan, pengembangan agro industri perkebunan, dan peningkatan penerapan standarisasi perkebunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan," kata Sabrina dalam Forum Perangkat Daerah Penyusun Rencana Kerja Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 di Medan, Jumat (5/4).

Baca Lainnya : Wujudkan Sumut Agraris, KTNA Diharapkan Turut Bangkitkan Sektor Pertanian

Sekda menyebut, saat ini subsektor perkebunan memegang peranan penting dalam perekonomian Sumut. Hal ini dapat dilihat dari kontribusi sektor perkebunan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) selama lima tahun terakhir. 

"Dimana rata-rata kontribusi sektor perkebunan terhadap PDRB dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Provinsi Sumut masing-masing sebesar 11,1% dan 13,5 %," ucapnya.

Lalu perkebunan juga menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan angka 37,52 % tenaga kerja yang berkarya di sektor pertanian. Hal itu pun ditunjang lantaran luas lahan perkebunan yang cukup besar, mencapai 2.169.601,62 Ha.

Selanjutnya, pada tahun 2020 target yang akan dicapai adalah kontribusi dari produksi komoditas unggulan perkebunan seperti Kelapa Sawit, Karet, Kopi, Kelapa dan Kakao meningkat mencapai 11,17 %, yang pada tahun 2017 berhenti diangka 10,28%.

Untuk mewujudkan target tersebut, dibuatlah kebijakan operasional yang meliputi  pengembangan komoditas nasional melalui penerapan budidaya yang baik, pengembangan kawasan pertanian nasional, pengembangan perbenihan tanaman perkebunan, penguatan kelembagaan perkebunan dan pengembangan teknologi panen, pasca panen dan pengolahan hasil. 

Baca Lainnya : Sumut Ekspor Berbagai Komoditas Pertanian Senilai Rp116 Miliar

"Yang semua itu dirumuskan melalui program Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditas Perkebunan," sebutnya.

Kepala Dinas Perkebunan Sumut, Herawati mengaku, kegiatan ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Lewat kegiatan ini, pihaknya inginkan semua kegiatan perkebunan berbasis kawasan agar hasilnya lebih kelihatan, kegiatan perkebunan harus sinergitas antara hulu dan hilir.

"Makanya kita juga undang eksportir, sehingga apa yang diingankan eksportir tentang standar kualitas untuk ekspor tersampaikan pada petani," ungkap Herawati.

Dikatakan Herawati, melalui Peraturan Menteri Pertanian sudah ada penetapan kawasan strategis nasional, di Sumut ada komoditi kopi di empat daerah yakni Humbang Hasudutan, Karo, Dairi dan Toba Samosir. 

"Pemerintah Provinsi bakal membentuk Kawasan Strategis Provinsi di dalam kawasan itu, agar sektor agrari menyatu dan terpadu. Di satu desa akan ada tanaman perkebunan, tanaman pangan dan perternakan," terangnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: