Harga Gabah Turun, Mentan Amran Minta Bulog Segera Serap Gabah Petani

TrubusNews
Astri Sofyanti
02 April 2019   14:00 WIB

Komentar
Harga Gabah Turun, Mentan Amran Minta Bulog Segera Serap Gabah Petani

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman meminta Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk segera melakukan penyerapan gabah di tingkat petani. Langkah ini menurutnya harus segera diambil mengingat produksi yang melimpah sehingga mengakibatkan harga gabah turun signifikan.

Mentan Amran juga meminta Perum Bulog membeli gabah di tingkat petani sesuai HPP yakni sebesar Rp4.070 per kilogram.

“Benar, harga gabah turun karena produksi melimpah, aku sudah komunikasi dengan Bulog untuk segera menyerap gabah petani,” kata Mentan di Jakarta, melansir Antara, Selasa (2/4).

Untuk menyimpan gabah yang dibeli dari petani, pemerintah telah menyiapkan 800 unit pengering (drayer) guna menjaga kualitas beras di gudang penyimpanan. Atau dengan kata lain agar beras yang disimpan tidak menurun kualitasnya.

Baca Lainnya : Terdampak Inflasi, Harga Gabah Kering Panen Turun Hampir 10 Persen

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada Maret 2019 turun 9,98 persen dari tingkat penggilingan menjadi Rp4.604 per kilogram dibandingkan Rp4.706 per kilogram harga gabah kualitas yang sama pada Februari 2019.

"Pergerakan harga gabah di tingkat petani menunjukkan penurunan sejak Februari 2019. Sementara Maret 2019 menjadi puncak masa panen. Panen masih akan berlangsung pada bulan ini,” terang Kepala BPS Suharyanto.

Lebih lanjut pihaknya merinci, dari 2.135 transaksi penjualan gabah pada 28 provinsi selama Maret 2019, tercatat transaksi GKP 69,04 persen, gabah kering giling (GKG) 8,99 persen, dan gabah kualitas rendah 21,97 persen.

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.530 per kilogram atau turun 5,11 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.654 per kilogram atau turun 5,01 persen.

Selain itu, BPS mencatat harga gabah kualitas rendah di tingkat petani sebesar Rp4.296 per kilogram, turun 6,93 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.393 per kilogram atau turun 6,95 persen dibanding Februari 2019.

Dibandingkan Maret 2018, rata-rata harga pada Maret 2019 di tingkat petani untuk kualitas GKP dan gabah kualitas rendah mengalami penurunan masing-masing 3,22 persen dan 1,63 persen, sedangkan GKG mengalami kenaikan 1,62 persen.

Baca Lainnya : Jelang Puncak Panen Raya BULOG Resmikan Dua Gudang Baru di Jateng

Demikian juga di tingkat penggilingan, rata-rata harga pada Maret 2019 dibandingkan dengan Maret 2018 untuk GKP dan gabah kualitas rendah juga mengalami penurunan masing-masing 2,87 persen dan 1,61 persen, sedangkan GKG mengalami kenaiakan 1,78 persen.

Sementara Maret 2019, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.815,00 per kilogram, turun sebesar 1,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.555,00 per kilogram, turun sebesar 2,49 persen. Sementara rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.271,00 per kg, turun sebesar 2,15 persen.

Sementara itu, pada Maret 2018, rata-rata harga beras di penggilingan pada Maret 2019 untuk semua kualitas yaitu premium, medium, dan rendah turun masing-masing 0,79 persen, 1,47 persen, dan 2,96 persen. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: