Tanggul Cijalobak Jebol, Banjir Bandang Kepung 2 Sekolah di Ujungberung

TrubusNews
Syahroni
01 April 2019   21:30 WIB

Komentar
Tanggul Cijalobak Jebol, Banjir Bandang Kepung 2 Sekolah di Ujungberung

Tanggul Kali Cijalobak jebol hingga menyebabkan banjir bandang di Ujungberung, Bandung. (Foto : Tribun Jabar)

Trubus.id -- Hujan deras yang mengguyur Bandung sejak Senin (1/4) siang membawa petaka. Sekitar pukul 15.15 WIB, tanggul di kawasan Sukup Baru, Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung jebol sore itu. Dampaknya, banjir bandang melanda sekitar kawasan hingga mengepung 2 bangunan sekolah dan pemukiman warga.

Pasca kejadian, Tim SAR Bandung langsung menerjunkan tim penyelamat untuk mengevakuasi warga, termasuk siswa sekolah di SDN 106 Ajitunggal dan SDN 224 yang dikepung air. Humas Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor mengungkapkan, timnya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses evakuasi. 

Baca Lainnya : Tanggul Pasirjati Jebol Tewaskan 3 Orang dan Belasan Rumah Rusak

"Kami juga berkoordinasi dengan TNI/Polri, PMI, Damkar, dan Masyarakat Potensi SAR lainnya untuk melakukan evakuasi korban sesegera mungkin," katanya seperti dilansir dari ayobandung.com.

Joshua mengungkapkan, pihaknya kini akan fokus melakukan evakuasi murid SD yang terjebak banjir. Dia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada dengan mematikan arus listrik di kediaman masing-masing. 

Sementara itu, Camat Ujung Berung, Taufik mengakui, derasnya hujan yang turun menjadi penyebab jebolnya tanggul Kali Cijalobak yang berada di belakang SDN 106 dan 224. 

Baca Lainnya : Lagi, 6.361 Rumah Warga di Bandung Terendam Banjir

"Jebolnya tanggul diduga karena volume air yang besar dari atas. Hujan tadi cukup deras selama dua jam. Akibatnya dua sekolah di depan SDN 224 dan 106 Aji Tunggal sempat terendam dan mengalami kerusakan," katanya di lokasi kejadian.

Saat kejadian, lanjut dia, semua siswa di dua SD itu langsung dievakuasi. Warga secara sukarela membantu proses evakuasi. 

"Tadi informasinya (siswa) sedang belajar dan langsung dievakuasi. Semua siswa selamat. Kita juga sudah koordinasi dengan dinas terkait," ujar Taufik. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: