Dampak Minimnya Pasokan, Harga Bawang Merah di Nganjuk Melambung Tinggi

TrubusNews
Syahroni
30 Mar 2019   22:00 WIB

Komentar
Dampak Minimnya Pasokan, Harga Bawang Merah di Nganjuk Melambung Tinggi

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Minimnya pasokan bawang di pasaran berdampak pada meningkatnya harga komoditas tersebut di tingkat petani. Di Nganjuk, harga bawang merah kini bahkan sudah mencapai RP26 ribu per kilogram setelah sebelumnya jatuh di harga Rp16 ribu per kilogramnya.

Seorang pedagang bawang merah asal Solo, Jawa Tengah, Muswadi (38) mengatakan, minimnya pasokan bawang di wilayahnya memaksa dirinya berburu komoditas itu hingga sentra bawang di Nganjuk. Langkah ini ia tempuh lantaran harga di Nganjuk lebih murah. 

Selain masalah harga, Muswadi menegaskan, dirinya terpaksa mencari bawang merah ke Nganjuk karena stok bawang di Demak, Jawa Tengah menipis. Kondisi itu pula yang membuat harga bawang merah di Jawa Tengah naik drastis. 

Baca Lainnya : Kunjungi Sentra Bawang Merah di Jateng, Mentan Sumringah Harga di Tingkat Petani Capai Rp20.000 per Kg

Ia menuturkan, saat ini harga bawang merah di pasaran wilayah Solo sudah mencapai Rp30 ribu per kilogram. 

Terpisah, Ketua Asosiasi Petani Bawang Merah Nganjuk, Akad mengungkapkan, kenaikan harga bawang merah selama beberapa hari terakhir ini dipicu luasan panenan yang turun. 

"Mayoritas petani masih menanam," terang Akad.

Bawang merah petani mayoritas masih di usia 20 hari hingga satu bulan. Adapun yang panen, menurut Akad mayoritas petani di daerah pinggiran hutan.

Baca Lainnya : 63 Hektare Lahan Pertanian Bawang Merah Puso, Petani Bantul Merugi

"Panen raya baru Agustus nanti. Tetapi, stok bawang merah untuk Nganjuk masih aman," lanjutnya.

Namun demikian Akad memprediksi, tingginya harga bawang merah di Nganjuk tidak berlangsung lama. Dalam beberapa hari ke depan harga akan kembali normal. Sebab, Nganjuk akan mendapat pasokan bawang dari luar daerah.

Di antaranya dari Bojonegoro yang harganya lebih murah. Yaitu, Rp18 ribu sampai Rp24 ribu per kilogram. 

"Pasti akan banyak bawang merah Bojonegoro yang masuk ke Nganjuk," tuturnya. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: