Sejuta Pohon Ditanam di Garis Pantai Sumbar, Doni Munardo: Rawat Dapat Hadiah

TrubusNews
Syahroni
30 Mar 2019   13:00 WIB

Komentar
Sejuta Pohon Ditanam di Garis Pantai Sumbar, Doni Munardo: Rawat Dapat Hadiah

Kepala BNPB, Doni Munardo saat menggelar Rakor Mitigasi Bencana Penanaman Sejuta Pohon di Pesisir Pantai Sumatera Barat, di Padang, Jumat (29/3). (Foto : Doc/ BNPB)

Trubus.id -- Sejak tanggal 15 Maret silam, penanaman sejuta pohon dilakukan di sepanjang garis pantai Sumatera Barat. Program ini dilaksanakan sebagai suatu langkah mitigasi bencana gelombang tsunami. Penanaman telah dimulai dari Pantai Lapas Muaro Padang sampai Pariaman. Jenis pohon yang ditanam ialah cemara udang, pulai, dan akar wangi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Munardo mengatakan, menurut hasil riset, menanam pohon di pesisir pantai merupakan solusi paling efektif dalam menahan gelombang tsunami. Ia mengatakan bahwa tanpa pohon, tsunami setinggi lima meter akan menerjang wilayah sejauh 2,5 km dan mengakibatkan kerusakan yang besar. Namun, dengan adanya pepohonan yang menghambat laju gelombang tsunami yang datang, dampak tersebut dapat dikurangi.

"Secara teori, pepohonan di pesisir pantai dapat meredam kecepatan gelombang tsunami, yang mungkin sekitar 700 km/jam, sampai 88 persen. Bayangkan betapa banyak nyawa bisa diselamatkan," katanya saat Rakor Mitigasi Bencana Penanaman Sejuta Pohon di Pesisir Pantai Sumatera Barat, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (29/3).

Baca Lainnya : Vegetasi Sanggup Menahan Terjangan Gelombang Tsunami di Bawah 10 Meter

Namun demikian ia melanjutkan, program penanaman pohon disepanjang garis pantai pantai dalam rangka mitigasi bencana tak akan berjalan dengan baik tanpa peran serta dari berbagai pihak dalam merawat dan menjaganya. Untuk itu, ia menjanjikan hadiah bagi siapapun yang merawat pohon-pohon tersebut hingga tumbuh besar.

"Tiga tahun ke depan kami lombakan. Tiap-tiap wilayah nantinya akan dibuat klaster-klaster yang dirawat oleh berbagai unsur, entah itu TNI, pemerintah, atau masyarakat. Klaster yang paling bagus akan diberi hadiah. Saya pribadi akan menyumbang Rp 50 juta. Kalau ada yang ingin ikut menyumbang, silakan. Nanti kami buatkan rekening khusus untuk lomba ini," ujarnya.

Ia mengatakan, ide ini berangkat dari keprihatinan lantaran banyaknya program serupa yang gagal karena kurangnya perawatan. Setelah bibit ditanam, pohon dibiarkan begitu saja tanpa adanya perawatan sama sekali.

Baca Lainnya : Gempa dan Tsunami Paling Banyak Makan Korban, Mitigasi Harus Dikuatkan

"Saya dengar ini program yang ke-21. Program-program sebelumnya gagal semua lantaran tidak ada yang merawat. Sungguh miris saya mendengarnya. Ini memperlihatkan betapa kurang kepedulian masyarakat. Padahal masyarakat ikut menjaga dan merawat pohon-pohon tersebut. Kan itu untuk kebaikan mereka juga," tutur Doni.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit penanaman sejuta pohon akan dilakukan di sepanjang pesisir pantai Sumatera Barat, mulai dari Kabupaten Pasaman Barat hingga Kabupaten Pesisir Selatan. Sejauh ini, untuk pesisir pantai Kota Padang saja, telah ada sebanyak 3.990 bibit pohon yang ditanam.

"Kami sangat berharap betul kerjasama dari berbagai pihak untuk menyukseskan program ini. Untuk pemerintah kabupaten/kota setidaknya bisa membantu dengan pendanaan melalui APBD. Sedang untuk masyarakat kami imbau, jaga dan rawat pohon-pohon yang telah ditanam ini. Toh ini untuk kebaikan masyarakat juga," ujarnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Tiga Desa di Kota Batu Terdampak Angin Kencang

Peristiwa   17 Nov 2019 - 17:06 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: