Kunjungi Sentra Bawang Merah di Jateng, Mentan Sumringah Harga di Tingkat Petani Capai Rp20.000 per Kg

TrubusNews
Binsar Marulitua
29 Mar 2019   12:30 WIB

Komentar
Kunjungi  Sentra Bawang Merah di Jateng, Mentan Sumringah Harga di Tingkat Petani Capai Rp20.000 per Kg

Mentan, Andi Amran Sulaiman mengunjungi 3 sentra bawang merah di Jawa Tengah, Jumat (29/3). (Foto : Trubus.id/ Binsar Marulitua)

Trubus.id -- Masyarakat Petani Kabupaten Brebes, Tegal dan Pemalang, Jawa Timur mengikuti Pertemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian tahun 2019 yang digelar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  Jumat (29/3). Pertemuan dihadiri lebih dari 8 ribu petani, santri tani, pendamping desa dan penyuluh pertanian.

Pada kunjungan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tiba pukul 07.30,WIB. Sebelum memberikan sambutan dan pemaparan, ia secara mendadak mengunjungi para petani yang sedang panen bawang merah dan berdialog dengan mereka.

Pada dialog ini, Amran terlihat sumringah. Pasalnya, harga bawang tersebut masih stabil yakni menguntungkan petani dan sampai ke pasar diterima konsumen dengan harga yang wajar. Harga bawang merah petani di Brebes saat ini Rp20 ribu per kg.

Baca Lainnya : Kementan Kucurkan Rp4,9 Miliar Dorong Kesejahteraan Petani Pangandaran

"Petani bawang merah Brebes menikmati keuntungan, harga bawang di tingkat petani Rp20.000," kata dia.

Amran pun berkesempatan mengunjungi Controlled Atmosphere Storage (CAS) milik Perum Bulog di Brebes sebanyak 13 unit berkapasitas 260 ton. CAS bermanfaat untuk menyimpan bawang merah, cabai, sayuran dan buah buahan hingga 3 hingga 6 bulan.

"Inilah yang kita tunggu dan cita-citakan. Cool storage ini sangat bermanfaat saat panen raya produk disimpan di CAS dan saat tidak musim panen untuk dilepas ke pasar. Ke depan kami inginkan agar dikembangkan dan dibangun di sentra sentra hortikuktura lainnya," tegasnya 

Dirjen Hortikultura Kementan, Suwandi yang hadir mendampingi Mentan Amran mengatakan, Kabupaten Brebes merupakan sentra bawang merah, termasuk Kabupaten Tegal dan Pemalang. Harga di petani saat ini bagus yakni menguntungkan petani sekitar Rp20 ribu per kg. 

"Kami harapkan agar harga di eceran tidak terlalu tinggi, sehingga disparitasnya mengecil," ujarnya. 

Baca Lainnya : Kementan Ajak Petani Berbudidaya Ramah Lingkungan dengan Pestisida Nabati

Kemudian, Suwandi juga mengapresiasi kerja keras aparat kepolisian melalui Satgas Pangan yang telah menangkap pemalsu pestisida di Brebes. Karena itu, Kementan meminta agar petani lebih hati-hati dan teliti sebelum membeli pestisida.

"Bahkan saya anjurkan untuk hemat biaya dengan membuat sendiri pupuk organik dan pestisida hayati yang ramah lingkungan," tuturnya.

Guna meningkatkan produksi dan produktivitas pada 2019, ungkap Suwandi, Kementan mengalokasikan bantuan dan pemberdayaan petani di Kabupaten Brebes sebanyak Rp1,2 miliar, Tegal Rp2,3 miliar dan Pemalang Rp1,4 miliar.

"Anggaran ini untuk pengembangan bawang merah, bawang putih, cabai dan sayuran lainnya, termasuk benih mangga di Pemalang," pungkasnya. [RN]

 

  2


500 Karakter

Artikel Terkait

Bambang Ismawan Ungkap Tantangan Mendirikan Majalah Trubus

Peristiwa   06 Des 2019 - 15:13 WIB
Bagikan: