Kementan Tegaskan Fokus di Produksi, Pengawasan Penyakit dan Pakan Ternak

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
29 Mar 2019   07:05

Komentar
Kementan Tegaskan Fokus di Produksi, Pengawasan Penyakit dan Pakan Ternak

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita (Foto : Dokumen Kementan)

Trubus.id -- Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita menyarankan semua pelaku usaha, integrator, peternak mandiri serta seluruh stakeholder berperan aktif mengkampanyekan peningkatan konsumsi protein hewani asal unggas.

"Kampanye ini berekaitan juga dengan harga daging ayam yang sedang turun. Artinya pemerintah dan pelaku usaha harus bisa meningkatkan demand dan mendongkrak harga livebird di farm gate," kata Diarmita, Jumat (29/3).

Diarmita menjelaskan, harga di farm gate saat ini menurun sebesar Rp 11.000/kg. Harga ini jauh dibawah harga acuan yang ditetapkan oleh Kemendag dan berlaku sampai 31 Maret 2019, yakni Rp 20.000-22.000/kg.

Sedangkan untuk harga di pasar retail, kata Diarmita, sudah ditetapkan sebesar Rp 36.000/kg. Namun pada kenyataannya, harga di retail saat ini kurang lebih mencapai Rp. 34.000/kg sampai 40.000/kg.

"Artinya terdapat disparitas harga yang cukup signifikan antara harga di farm gate (produsen/peternak) dengan harga di retail (konsumen). Hal ini harus segera ditelusuri penyebabnya oleh pihak yang berwenang," katanya.

Meski demikian, Diarmita menegaskan bahwa harga yang ditetapkan bukan kewenangan Kementerian Pertanian. Kata dia, Kementan secara tupoksi hanya mengurus produksi dan pengendalian penyakit zoonotik.

"Tugas kami juga melakukan pengawasan pakan yang meliputi penggunaan antibiotik pemacu pertumbuhan atau Antibiotic Growth Promoton (AGP) pada pakan ternak unggas dan hewan lainnya," katanya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: