Dua Gajah Afrika Mati di Kebun Binatang AS, Virus Ini Dituding Sebagai Biang Keladinya

TrubusNews
Syahroni
28 Mar 2019   23:00 WIB

Komentar
Dua Gajah Afrika Mati di Kebun Binatang AS, Virus Ini Dituding Sebagai Biang Keladinya

Ilustrasi (Foto : Wate.com)

Trubus.id -- Kabar duka datang dari Kebun Binatang Indianapolis, Amerika Serikat. Pengelola kebun binatang belum lama ini melaporkan, 2 ekor gajah afrika koleksi kebun binatang tersebut baru saja mati dalam waktu yang berdekatan.

Dilansir dari NBC News, pengumuman itu disampaikan manajemen kebun binatang selang sepekan setelah seekor gajah Afrika bernama Nyah berusia 6 tahun mati karena sakit. 

"Kami sedih mengumumkan, gajah Afrika kedua dalam kawanan kami, Kalina, mati," demikian pernyataan manajemen kebun binatang. 

Kalina diketahui berusia 8 tahun dan menderita penyakit yang sama dengan Nyah. Sementara itu, kebun binatang hingga kini masih menunggu hasil tes histopatologi Nyah. 

Namun demikian, jika dilihat dari gejalanya, manajemen menyebut bahwa gajah-gajah tersebut diduga kuat terjangkit herpesviruses endoteleiotropik gajah. Penyakit ini disebabkan sejenis virus herpes yang menyebabkan hemoragik fatal bagi hewan berbelalai panjang tersebut. 

Kondisi ini memang cukup mengkhawatirkan. Pasalnya hingga saat ini belum ada vaksin yang bisa menangkal virus yang biasa menjangkiti gajah-gajah Asia tersebut. 

"Saya tidak bisa membayangkan sesuatu yang lebih buruk daripada apa yang sedang kita hadapi saat ini," kata Presiden Kebun Binatang Indianapolis, Dr Rob Shumaker. 

Meski demikian Shumaker meyakinkan, virus tersebut tidak menimbulkan risiko bagi manusia atau hewan lainnya. "Kami tidak tahu apa yang menyebabkan virus menjadi aktif pada Nyah dan Kalina secara begitu tiba-tiba," ujarnya seperti dikutip dari ABC News. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

7 Pesan Jokowi kepada Kabinet Indonesia Maju

Peristiwa   23 Okt 2019 - 17:58 WIB
Bagikan: