Earth Hour, Momen Kembalikan Hubungan Baik Manusia dengan Alam

TrubusNews
Astri Sofyanti
28 Mar 2019   13:49 WIB

Komentar
Earth Hour, Momen Kembalikan Hubungan Baik Manusia dengan Alam

Earth Hour (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Gerakan Earth Hour 2019 akan dilaksanakan serentak di seluruh dunia pada 30 Maret mendatang. Earth Hour 2019 bertujuan mengurangi dampak dari pemanasan global yang semakin nyata, dengan cara memadamkan lampu selama 60 menit. Di Indonesia Earth Hour akan di mulai pada pukul 20.30 sampai 21.30 WIB.

Pelaksana Earth Hour 2019, juga mengajak Presiden RI, para pejabat pemerintahan, pimpinan perusahaan dan masyarakat khususnya generasi muda, untuk menjadi bagian dari gerakan menghemat energi dengan mematikan listrik selama satu jam.

Earth Hour sendiri merupakan gerakan lingkungan global WWF, yang mengajak dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, bisnis, organisasi hingga pemerintahan untuk turut serta berpartisipasi dalam pelaksanaan Earth Hour setiap tahunnya.

Menilik sejarahnya, pelaksanaan Earth Hour di Indonesia pertama kali dilakukan pada tahun 2009 oleh WWF Indonesia. 

Saat ini Earth Hour digerakkan oleh 3.000 relawan aktif yang tergabung dalam Komunitas Earth Hour yang tersebar di 30 kota dan didukung oleh 2 juta individu melalui aktivasi di media sosial. Earth Hour di Indonesia juga dikenal dunia sebagai gerakan yang memiliki komunitas terbesar.

Merespon hal tersebut, CEO World Wild Fund (WWF) Indonesia, Rizal Malik, mengungkapkan, pelaksanaan Earth Hour merupakan gerakan kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga bumi.

“Pelaksanaan Earth Hour 2019 memfokuskan upaya peningkatan kesadaran untuk penurunan emisi gas rumah kaca guna mengurangi dampak dari perubahan iklim,” demikian dikatakan Rizal melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (28/3).

Lebih lanjut ia mengatakan, gerakan ini juga menjadi salah satu cara mengajak generasi milenial untuk menerapkan gaya hidup hijau dan berkelanjutan dengan cara tidak malu menggunakan transportasi umum demi mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pihaknya menegaskan, Earth Hour adalah momen untuk mengembalikan hubungan yang lebih baik antara manusia dengan alam, serta menempatkan pelestarian lingkungan sebagai prioritas utama dalam agenda nasional dan lokal.

Saat ini pemerintah berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 29 persen pada 2030 mendatang.

“11 persennya adalah dari transportasi publik, untuk itu masyarakat juga harus ikut serta dengan cara menggunakan transportasi publik," tandasnya.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: