Dengar Keluhan Petani,  Menteri Amran Perintahkan Bulog Serap Gabah Sesuai Ketetapan

TrubusNews
Binsar Marulitua
28 Mar 2019   09:14 WIB

Komentar
Dengar Keluhan Petani,  Menteri Amran Perintahkan Bulog Serap Gabah Sesuai Ketetapan

Petani sedang memanen hasil sawahnya (Foto : Binsar Marulitua/Trubus.id)

Trubus.id -- Menteri Pertanian merasa geram  mendengar keluhan  petani bahwa harga gabah anjlok hingga menyentuh angka Rp3.500 menjelang masa panen raya. 

 Sebelumnya,  sesuai ketetapan nominal direkomendasikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu harga gabah kering dibandrol Rp4.070 per kilogram.

"Langsung beritakan ya, Bulog membeli gabah petani Rp4.070. Itu perintah langsung. Anda beritakan, aku langsung minta Bulog serap. Petani nggak boleh rugi," tegas Amran Dalam kunjungan kerja Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian Tahun 2019 di Sumedang, pada Rabu (27/3), 

Baca Lainnya: Salurkan Bantuan Pertanian Rp43 Miliar, Kementan Dorong Kabupaten Subang Jadi Lumbung Pangan Dunia

Kepala Badan Ketahanan Pangan,Kementan, Agung Hendriadi, mengatakan, turunnya harga gabah karena saat ini wilayah sentra produksi padi sedang melakukan panen raya. Beberapa di antaranya ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat ( NTB), Kalimantan Selatan, dan Lampung.

"Kondisi ini merupakan waktu yang tepat bagi Bulog untuk menyerap hasil panen petani secara maksimal. Jika tidak diserap, kasihan petani kalau harganya anjlok," ujar Agung Hendriadi.

Agung Hendriadi berharap serapan gabah Bulog mampu menstabilkan harga pangan baik di tingkat petani maupun konsumen.

Baca Lainnya: Kucurkan Rp40 Miliar, Kementan Optimis Turunkan Kemiskinan 20 Ribu KK di Sumedang

Sebagai langkah awal, Kementan sejauh ini sudah berupaya melakukan percepatan serapan melalui pola pendekatan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) baik langsung maupun melalui mitra.

"Gapoktan dan mitra harus sanggup menyetorkan berapapun yang diperlukan Bulog. Nah, sebaliknya sekarang tinggal Bulog yang harus membuka diri," katanya.

Selain stabilisasi harga, lanjut Agung, posisi Bulog juga diharapakan mampu mengamankan pasokan supaya kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Hentikan Sementara SPWP Ekspor Benih Bening Lobster

Peristiwa   26 Nov 2020 - 17:29 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: