Jarak Luncur Guguran Awan Panas Merapi Semakin Jauh, Waspada Banjir Lahar

TrubusNews
Astri Sofyanti
25 Mar 2019   13:30 WIB

Komentar
Jarak Luncur Guguran Awan Panas Merapi Semakin Jauh, Waspada Banjir Lahar

Senin (25/3), Gunung Merapi di Jawa Tengah meluncurkan 2 kali guguran awan panas. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, Gunung Merapi mengalami dua kali guguran awan panas, pada Senin (25/3).

Melalui akun Twitter resminya, BPPTKG menyatakan luncuran awan panas guguran Merapi teramati pada pukul 06:17 WIB dengan jarak luncur 1.000 meter selama 104 detik ke arah Kalo Gendol.

Sementara awan panas guguran kedua teramati keluar dari Gunung Merapi pada pukul 08:58 WIB dengan jarak luncur 900 meter ke arah hulu Kali Gendol selama 90 detik.

Baca Lainnya : Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava, 15 Kali Gempa Guguran Terdeteksi

Selain itu, pengamatan yang dilakukan BPPTKG sejak pukul 00:00 WIB hingga 06:00 WIB, selain awan panas guguran juga teramati 1 kali guguran lava pijar ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 450 meter.

Pada periode tersebut dilaporkan BPPTKG, asap kawah tidak teramati. Cuaca di gunung itu berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur dengan suhu udara 16-22.1 derajat celsius, kelembaban udara 63-89 persen, dan tekanan udara 628-708.3 mmHg.

Selain itu, juga terekam 1 kali gempa awan panas dengan amplitudo 60 mm selama 108,1 detik, 7 kali gempa guguran dengan amplitudo 5-27 mm selama 27.7-65.9 detik, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 20 mm selama 28 detik, 2 kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 5-15 mm selama 19.3-28.5 detik, dan 1 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 8 mm selama 9,2 detik.

Baca Lainnya : Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Lagi, Jarak Luncur 1 Km ke Hulu Kali Gendol

Sampai saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Sehubungan dengan kejadian guguran awan panas yang jarak luncurnya semakin jauh, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan adanya potensi banjir lahar. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: