BMKG: Erupsi Gunung Bromo Masih Terus Terjadi

TrubusNews
Astri Sofyanti
23 Mar 2019   17:00 WIB

Komentar
BMKG: Erupsi Gunung Bromo Masih Terus Terjadi

Gunung Bromo (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sebaran abu vulkanik Gunungapi Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, semakin luas. Dari pantauan satelit himawari, abu bergerak ke arah Jember timur. Pemantauan menggunakan citra satelit cuaca himawari yang diambil pada Sabtu (23/3) pukul 05.40 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Stasiun Juanda Surabaya, mengatakan jika abu vulkanik yang bergerak ke arah Jember seiring dengan pergerakan angin. Pada ketinggian 10.000 kaki, debu vulkanik bergerak ke timur dan tenggara dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Baca Lainnya : Usai Turunkan Hujan Hujan Abu, Gunung Bromo Keluarkan Suara Gemuruh

Meski demikian, belum ada rekomendasi penutupan Bandar Udara Notohadinegoro Jember atau Bandara Abdurrahman Saleh di Malang, Jawa Timur. Selain itu, Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) belum menandainya sebagai wilayah berbahaya bagi penerbangan.

Hingga saat ini, VONA masih menandainya dengan oranye. Artinya, perlu diwaspadai oleh maskapai penerbangan. Ditambah, perkiraan puncak awan abu vulkanik sekitar 9.373 kaki atau 2.929 meter.

“Bandara di Jawa Timur tetap beroperasional seperti biasa,” kata operator BMKG Juanda.

Baca Lainnya : Masih Erupsi, Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Bromo Radius 1 Km

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), semburan asap masih hitam tebal, mengarah ke timur dan tenggara dengan intensitas tinggi. Tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-11 mm (dominan 2 mm).

"Terjadi hujan abu tipis di pos pengamatan gunung api (PPGA) Bromo,” jelas Wahyu Andrian Kusuma, petugas PPGA Bromo. [DF]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: