BBPOM Kota Medan Sita Ribuan Produk Ilegal Asal Malaysia dan Thailand

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
22 Mar 2019   23:00

Komentar
BBPOM Kota Medan Sita Ribuan Produk Ilegal Asal Malaysia dan Thailand

Ribuan produk ilegal asal Malaysia dan Thailand disita petugas. (Foto : Trubus.id/ Reza Perdana)

Trubus.id -- Ribuan produk makanan dan minuman ilegal yang berasal dari Malaysia dan Thailand, diamankan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan. Produk illegal tersebut diamankan dari lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengatakan, pengamanan produk ilegal itu dilakukan setelah mereka menerima informasi dari masyarakat. Informasi menyebutkan adanya produk makanan dan minuman ilegal yang berasal dari luar negeri beredar di Medan.

Baca Lainnya : BBPOM Musnahkan Pangan dan Kosmetik Ilegal Rp 3,5 Miliar

“Kemudian BBPOM di-back up Polda Sumut melakukan sidak. Setelah mengetahui titik tempat barang-barang tersebut di simpan, tim langsung menuju lima gudang yang berada di Jalan Muara Takus,” kata Yulius, Jumat (22/3).

Produk-produk makanan dan minuman ilegal tersebut terdiri dari susu bubuk, tepung-tepung, minuman botol dan produk makanan lainnya. Dari lima gudang, produk makanan yang lebih mendominasi adalah Milo dari Malaysia, saus tiram dan tepung-tepung yang berasal dari Thailand

“Kita mengamankan barang-barang itu menggunakan dua kendaraan L300 dan satu colt diesel,” ujarnya.

Yulius menyebut, penemuan produk-produk ilegal tersebut akan terus dikembangkan oleh petugas untuk mengetahui sumber yang memasoknya. Petugas juga akan melakukan investigasi untuk melakukan tindakan sesuai aturan.

Baca Lainnya : Ribuan Kosmetik Berbahaya Disita BBPOM Medan

Dikatakan juga, razia ini kita gelar untuk menjamin perlindungan kepada konsumen supaya produk yang mereka pakai terjamin keamanan dan manfaatnya, karena jaminan itu produk yang terdaftar.

“Artinya, produk tersebut telah dievaluasi memenuhi syarat untuk dijual. Kita juga memberikan usaha yang fair atau adil. Pelaku usaha dan produk ilegal tidak boleh bertarung pelaku usaha dengan produk legal,” tegasnya.

Ribuan produk-produk makanan dan minuman ilegal yang disita itu merugikan negara hingga ratusan juta rupiah, bahkan hampir Rp1 miliar. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: