Terus Bertambah, Pengungsi Banjir Bandang Sentani Tercatat 11.156 orang

TrubusNews
Binsar Marulitua
22 Mar 2019   12:30 WIB

Komentar
Terus Bertambah, Pengungsi Banjir Bandang Sentani Tercatat 11.156 orang

Pengungsi korban banjir bandang Sentani terus bertambah. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Jumlah pengungsi yang terdampak banjir bandang di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, telah mencapai 11.156 orang. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal di Jayapura mengatakan, pengungsi sebanyak itu tersebar di sejumlah titik atau lokasi pengungsian di Kabupaten Jayapura.

Sejumlah titik pengungsian itu antara lain tersebar di Kompleks BTN Bintang Timur sebanyak 600 orang, Kompleks BTN Gajah mada 1.450 orang, Kompleks Doyo Baru tepatnya di Gereja Advent 153 orang, Kompleks Doyo Lama 1.373 orang, di Kompleks HIS 600 orang, Kompleks Sil 1.000 orang, Kompleks Gunung Merah 1.453 orang, di Kompleks Permata Hijau 120 orang, Kompleks Asrama Himles 50 orang, di Panti Jompo 23 orang.

Baca Lainnya : Sungai Sentani Meluap lagi, 2.764 KK Masih Terjebak di Pengungsian

Selanjutnya di Rindam 220 orang, Kampung Netar 43 orang, Kompi D 108 orang, Puspenka 200 orang, Yayasan Abdi Nusantara 900 orang, dI Kerto Sari 182 orang, Sabron Yaro 45 orang, di BTN Efata 121 orang, Pasar Baru 250 orang, Gereja Soar pasar lama 69 orang, BTN Sosial 150 orang, Gereja Yahim 170 orang, Kehiran 300 orang, Toladan 111 orang, Stikes 150 orang, di Belakang Balai Desa Advent 75 orang, Posko Pengungsian Bas Youwe 25 orang, Posko pengungsian Puspenka Hawai 1.215 orang.

"Ada juga yang mengungsi ke rumah-rumah warga yang tidak terkena banjir," katanya.

Baca Lainnya : Hari Keempat Tanggap Darurat, Korban Tewas Bencana Sentani Tembus 104 Jiwa 

Ia juga mencatat, sebanyak 375 rumah rusak berat, empat jembatan rusat berat, empat bangunan ibadah rusak berat, delapan sekolah rusak berat dan sebanyak 104 rumah toko juga tak luput kena banjir dan rusak berat.

Sementara mengenai nilai kerugian material, Kamal mengaku belum melakukan penghitungan karena masih fokus dalam pencarian, evakuasi dan penanganan penyembuhan trauma pascabanjir bandang kepada para pengungsi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bambang Ismawan Ungkap Tantangan Mendirikan Majalah Trubus

Peristiwa   06 Des 2019 - 15:13 WIB
Bagikan: