Antisipasi Badai Dahsyat, Australia Gelar Evakuasi Masal Terbesar Sejak 1974

TrubusNews
Syahroni
21 Mar 2019   21:00 WIB

Komentar
Antisipasi Badai Dahsyat, Australia Gelar Evakuasi Masal Terbesar Sejak 1974

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kamis (21/3) waktu setempat, pemerintah wilayah utara Australia melakukan evakuasi masal terbesar sejak tahun 1974 silam. Evakuasi ini dilakukan di wilayah terpencil yang dihuni masyarakat asli di pesisir Darwin.

Langkah evakuasi ini terpaksa diambil pemerintah menyusul datangnya badai Siklon Tropis Trevor yang diprediksi akan melanda wilayah tersebut beberapa hari ke depan.

Baca Lainnya : Awas, Gelombang Setinggi 6 Meter Diprediksi Terjang Wilayah Ini

Seperti dilansir dari CNN, otoritas setempat telah mengeluarkan status darurat di Teluk Carpentaria sebelum kedatangan Siklon Tropis Trevor ini. Siklon Tropis Trevor diperkirakan semakin kuat ketika menerjang Northern Territory pada Sabtu mendatang dengan membawa angin dengan kecepatan 250 km/jam, hujan lebat, dan gelombang badai. 

Menteri Utama Australia, Michael Gunner menyatakan, Northern Territory kini melakukan evakuasi terbesar dalam sejarah. Biro Meteorologi Australia menyatakan, jalur prediksi Trevor berada di atas perairan hangat Teluk Carpentaria. Dengan konfisi astmosfer kawasan saat ini, angin diperkirakan akan menguat dan berbahaya. 

Baca Lainnya : Badai Es Menghantam China, 2 Orang Meninggal dan 10 Orang Terluka

Sementara itu, Laporan dari Fox News menunjukkan, sekitar 2.000 orang kini telah dievakuasi baik melalui jalur darat maupun jalur udara. Kasur, selimut, dan barang berharga lainnya dikemas rapat di kota Borroloola di Teluk Carpentaria.

"Sebagian besar dari mereka dievakuasi. bayi, ibu dan orang tua. Orang lain yang bisa mengemudi kini sudah pergi," kata seorang warga bernama, Nola Anderson dilansir dari ABC.

Patut diketahui, sebelumnya Australia juga pernah melakukan evakuasi besar-besaran pada tahun 1974 silam. Kala itu, negara kangguru itu dilanda badai akibat Siklon Tropis Tracy. Menurut catatan yang ada, siklon ini tercatat telah menewaskan 49 orang di ibu kota Darwin selama musim Natal kala itu. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: