Pengungsi Banjir Bandang Sentani Capai 6.831 orang 

TrubusNews
Binsar Marulitua
19 Mar 2019   16:00 WIB

Komentar
Pengungsi Banjir Bandang Sentani Capai 6.831 orang 

Pengungsi korban banjir bandang sentani. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah pengungsi korban banjir bandang yang menerjang Kecamatan Sentani, Kabupaten Jaya Pura, Provinsi Papua terus bertambah. Hingga Selasa (19/3) tercatat, ada 6.831 orang pengungsi yang tersebar di 15 titik pengungsian. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banyak masyarakat yang memilih tinggal di pengungsian karena trauma dan takut akan adanya banjir bandang susulan.

Baca Lainnya : Banjir Bandang Sentani, 89 Korban Meninggal dan 75 Dinyatakan Hilang

Sebaran dari 6.831 pengungsi adalah: BTN Bintang Timur sebanyak 600 orang; BTN Gajah Mada sebanyak 1.450 orang; Doyo Baru sebanyak 203 orang; Panti jompo: 23 oran HIS Agus Karitji) : 600 orang; Siil: 1.000 orang. 

Sementara itu di Posko Induk, Gunung Merah Gunung Merah pengungsi tercatat sebanyak 1.391 orang. Selanjutnya di  Asrama himles sebanyak 50 orang; Kompi D sebanyak 108 orang; Puspenka Hawai sebanyak 123 orang; Yayasan Abdi Nusantara sebanyak 900 orang; Kampung Netar sebanyak43 orang; Permata Hijau sebanyak 120 orang; Panti Jompo sebanyak 23 orang dan  Rindam sebanyak 220 orang.

"Dapur umum, pos pelayanan kesehatan dan posko sudah didirikan. Namun masih diperlukan beberapa kebutuhan mendesak seperti MCK, air bersih, permakanan, matras, selimut, pakaian layak, genset, peralatan dapur, psikososial, dan sebagainya," tambah Sutopo.

Baca Lainnya : Eksploitasi Manusia Dominasi Penyebab Bencana Sentani, Papua

Ditambahkan Sutopo, data dampak kerugian dan kerusakan juga terus bertambah seiring masuknya data laporan ke posko. Kerugian sementara akibat bencana banjir bandang di Sentani meliputi 350 unit rumah rusak berat 3 unit jembatan rusak berat, 8 unit drainase rusak berat, 4 jalan rusak berat, 2 unit gereja rusak berat, 1 unit masjid rusak berat, 8 unit sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat dan 1 unit pasar rusak berat.

Untuk data korban terdampak adalah 11.725 KK yang terdapat di tiga distrik (kecamatan) yaitu Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat.

Hingga Selasa (19/3) pukul 12.00 WIB, banjir bandang yang terjadi di Sentani, Jayapura, Papua pada Sabtu (16/3) pukul 21.30 waktu setempat telah menyebabkan 89 jiwa meninggal dunia dan 75 jiwa belum ditemukan. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: