111 Sekolah Ditutup Karena Ratusan Siswa Terdampak Limbah Beracun di Malaysia

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
14 Mar 2019   20:30

Komentar
111 Sekolah Ditutup Karena Ratusan Siswa Terdampak Limbah Beracun di Malaysia

Korban terus berjatuhan seiring bertambah parahnya pencemaran limbah beracun di Sungai Kim Kim. (Foto : The Star)

Trubus.id -- Akibat pencemaran limbah beracun di Sungai Kim Kim yang berada di Pasir Gudang, Negara Bagian Johor, Malaysia, ratusan siswa mengalami gelaja keracunan. Karena itu, Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee Malik terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang berada di aliran sungai tersebut.

Hingga Kamis (14/3), jumlah sekolah di Malaysia yang ditutup akibat dampak paparan limbah beracun ini sudah bertambah menjadi 111 sekolah. Maszlee mengatakan, keputusan ini diambil karena jumlah siswa yang keracunan akibat terpapar gas dari limbah beracun yang mencemari Sungai Kim Kim semakin bertambah.

Malik menyebut, kondisi ini sudah semakin kritis. Untuk itu ia meminta guru-guru untuk membantu mengatasi situasi tersebut. Patut diketahui, sehari sebelumnya 33 sekolah telah ditutup. Sebanyak 13 diantaranya telah ditutup sejak Selasa (12/3) lalu.

Baca Lainnya : 300 Siswa Terpapar Limbah Beracun, 34 Sekolah di Malaysia Ditutup Sementara

Sementara itu jumlah siswa yang harus mendapat perawatan medis mencapai lebih dari 300 orang.

Maszlee mengatakan, institusinya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Air, Tanah, dan Sumber Daya Alam serta Kementerian Energi, Teknologi, Ilmu Pengetahuan, Perubahan Iklim, dan Lingkungan untuk memastikan keselamatan para siswa, guru, dan staf sekolah.

Maszlee mengatakan, sejauh ini belum diketahui jenis gas beracun dari sungai tersebut.

"Sambil menunggu pembaruan dari DoE (departemen lingkungan), kementerian mengawasi dengan cermat kondisi ini. Pemerintah Johor dan Komite Penanggulangan Bencana Negara Bagian akan memberi tahu kami informasi terbaru melalui Departemen Pendidikan Johor," katanya seperti dilansir The Star, Kamis (14/3).

Baca Lainnya : Ungkap Pembuangan 78 Ton Limbah B3, Polisi Menetapkan Dua Tersangka

Dia mengaku sedih dan marah atas pencemaran di Sungai Kim Kim serta mendesak ditegakkannya keadilan kepada para pelaku yang menyebabkan penderitaan di sektor pendidikan dan lainnya.

Saat ini lebih dari 300 orang dirawat di rumah sakit, 266 korban di Rumah Sakit Sultan Ismail dan 42 lainnya di Rumah Sakit Sultanah Aminah.

Sementara itu soal penutupan sekolah, kata Maszlee, keputusan tersebut dibuat setelah mendapat masukan komite yang terdiri dari para ahli.

"Prioritas utama kementerian adalah keselamatan siswa, guru, dan staf pendukung yang kami anggap keluarga. Yang terbaik harus dilakukan untuk mereka," ujarnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: