Kelompok Tani Sukahati Raih Omzet Ratusan Juta dari Bibit Alpukat Sistem Kultur Jaringan

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
14 Mar 2019   13:31

Komentar
Kelompok Tani Sukahati Raih Omzet Ratusan Juta dari Bibit Alpukat Sistem Kultur Jaringan

Ruslan ketua rw 03 kelurahan sehati, kecamatan cibinong dan andi rahman ketua kelompok tani tunas hijau sehati (Foto : Astri Sofyanti/ Trubus.id)

Trubus.id -- Sistem kultur jaringan yang dianggap bisa mempercepat waktu panen buah serta mendongkrak produksi mulai banyak dilakukan oleh petani di Indonesia khususnya petani buah.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan Aliansi Inovasi Pangan dan Pertanian Queensland (QAAFI) Australia, menunjukkan, budidaya buah yang mengadopti sistem kultur jaringan dinilai efektif untuk meningkatkan produktivitas.

Inovasi di bidang pertanian ini ternyata juga diaplikasikan oleh Kelompok Tani Tunas Hijau Sukahati, di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua Kelompok Tani Tunas Hijau Sukahati, Andi Rahman mengungkapkan bahwa pembibitan alpukat di Kampung Sukahati mulai menerapkan sistem kultur jaringan.

Kampung Sukahati merupakan salah satu sentra pembibitan berbagai jenis buah, salah satu yang paling unggul adalah alpukat varietas misra dan miki yang menjadi andalan.

Baca Lainnya: Sukahati, Kampung Pembibitan Alpukat Terbesar di Bogor

Pengembangan pembibitan alpukat dengan sistem kultur jaringan ini juga didukung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.

"Pertama kalinya Kampung Sukahati mengembangkan pembibitan alpukat dengan kultur jaringan, tentu saja saya mendukung pengembangan ini," kata Ade saat ditemui di Kampung Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/3).

Dirinya meyakini ke depannya, Kampung Sehati menjadi kampung pembibitan alpukat yang bisa bersaing dengan wilayah lainnya.

Ketua Kalompok Tani Tunas Hijau Sehati, Andi Rahman mengungkapkan, pembibitan alpukat di Kampung Sukahati sudah berlangsung sejak 9 tahun lalu. Tapi pada 25 Desember 2015 lalu, warga sekitar mulai membentuk kelompok tani. 

Baca Lainnya: Meski Kekurangan, Pria di Bogor Ini Malah Buka Rumah Makan Gratis

"Dengan dilakukannya pembibitan berbagai macam buah, pendapatan keluarga warga Kampung Sehati mulai meningkat. Omzet yang didapat dari hasil pembibitan kelompok tani ini mencapai 500 juta per bulan," terang Andi.

Total omzet hingga ratusan juta ini merupakan akumulasi dari berbagai jenis bibit buah, mulai dari alpukat, durian, rambutan, mangga, dan masih banyak buah lainnya. Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, komoditi unggulan pembibitan Kampung Sehati adalah alpukat, durian, dan rambutan.

"Kita pernah menjual 10.000 polibag dalam waktu 1 bulan. Karena pemasaran sudah berbasis online. Rata-rata yang beli itu pedagang," tandas Andi.

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Monica Chandra 14 Mar 2019 - 18:24

mau numpang promosi bo kelinci99 menyediakan 18 live game dan 4 pasaran togel ya bos BBM : 2B1E7B84

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: