Mengantisipasi Serangan Hama di Musim Pancaroba, Agar Petani Tak Merana

TrubusNews
Syahroni
14 Mar 2019   08:00 WIB

Komentar
Mengantisipasi Serangan Hama di Musim Pancaroba, Agar Petani Tak Merana

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pergantian musim dari musim hujan menuju musim kemarau yang biasa dikenal dengan istilah pancaroba biasa terjadi pada bulan Maret-April. Namun karena adanya efek iklim global, peralihan musim kadang datang tak menentu.

Namun demikian, pada musim pancaroba biasanya ditandai dengan curah hujan dan intensitas matahari yang tidak menentu. Dampaknya kelembaban udara semakin meningkat. 

Musim pancaroba dengan kondisi cuaca ekstrim sangat rentan terhadap serangan penyakit. Perubahan cuaca panas tiba-tiba menjadi dingin mengakibatkan kondisi kesehatan menurun sehingga mudah terjangkit penyakit. Tak hanya bagi manusia, bagi tanaman pun demikian.

Yah, musim pancaroba juga sangat berpengaruh pada sektor pertanian. Cuaca yang mudah berubah-ubah akan menjadikan penyakit tanaman mudah berkembang, seperti angin musim kemarau yang membawa bibit penyakit pada tanaman.

Wajar saja jika akhirnya musim pancaroba menjadi kekhawatiran tersendiri bagi petani. Karena biasanya pada musim ini, Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga akan tumbuh lebih pesat sehingga menyebabkan kerusakan pada tanaman. Dampaknya tentu bisa menurunkan produktivitas tanaman itu sendiri saat panen tiba.

Adapun beberapa tanaman yang menjadi langganan serangan hama penyakit ketika musim pancaroba tiba adalah padi, bawang, cabai, ubi jalar, dan beberapa tanaman sayur lainnya. Sementara hama yang umumnya berkembang pesat pada musim pancaroba adalah ulat.

Ketika tanaman terserang hama, maka sebagian organ tanaman menjadi rusak. Dampaknya, tanaman rentan terjangkit virus ataupun bakteri penyebab penyakit. Untuk itu, petani perlu mewaspadai ledakan OPT saat musim pancaroba tiba.

Mengenal Jenis Hama yang Biasa Menyerang di Musim Pancaroba

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: