Anaknya Mati, 74 Peluru Bersarang di Tubuh Induk Orang Utan Sumatera Ini

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
13 Mar 2019   16:31

Komentar
Anaknya Mati, 74 Peluru Bersarang di Tubuh Induk Orang Utan Sumatera Ini

Hope, orang utan Sumatera berusia 30 tahun yang ditemukan dengan puluhan luka tembak di Aceh. (Foto : Twitter/ @sutopo_PN)

Trubus.id -- Tragis. Seekor induk orang utan Sumatera (Pongo abelii) ditemukan kritis dengan tubuh penuh luka. Yang lebih memprihatinkan, induk orang utan itu ternyata memiliki seekor bayi yang juga kondisinya lebih parah.

Hasil pindai Sinar X ditemukan 74 peluru senapan angin di tubuh Hope. (Foto: Twitter/ @sutopo_PN)

Orang utan nahas itu sendiri ditemukan terperangkap di perkebunan sawit warga di Desa Bunga Tanjung, Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, Minggu (10/3) lalu. Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, tim dari Wildlife Conservation Society-Indonesian Program (WCS-IP), dan Yayasan Orangutan Information Center kemudian datang menangani kasus ini.

Baca Lainnya : Bunuh Orang Utan dengan 130 Tembakan, Nasir Cs Diganjar Vonis Ringan

Kepada wartawan, Kepala BKSDA Aceh, Sapto AJi Prabowo mengatakan, awalnya keberadaan orang utan itu dilihat oleh warga di atas pohon nangka yang menjadi sarangnya. Saat petugas datang, induk orang utan itu ternyata tengah bersama anaknya yang masih berusia 1 bulan. Yang memprihatinkan, selain induk yang terluka, petugas juga mendapati bayi orang utan itu dalam kondisi kritis karena kekurangan gizi.

Petugas kemudian mengevakuasi kedua orang utan tersebut dengan senapan bius. Keduanya lalu dibawa ke Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit, Sumatera Utara, yang dikelola Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) melalui Program Konservasi Orangutan Sumatera (SOCP) untuk dilakukan perawatan intensif. Namun sayang, dalam perjalanan bayi orang utan tersebut mati diduga karena malanutrisi. 

Baca Lainnya : Seekor Orang Utan Liar Ditemukan Mati dengan Tubuh Penuh Luka, Siapa Pembunuhnya?

Sementara itu, usai diperiksa diketahui kalau luka-luka yang ditemukan pada induk orang utan itu ternyata akibat tembakan senapan angin. Saat di pindai dengan sinar-X, ditemukan 74 peluru senapan angin di tubuh, kaki, dan tengkoraknya. Tak hanya itu, dokter yang menanganinya juga mendapati tulang selangka yang patah dan tulang pelvis yang retak. 

"Kondisi belum stabil, dia harus dirawat intensif 24 jam," kata Sapto.

Kini induk orang utan berusia 30 tahun itu diberi nama Hope, yang berarti harapan. Sapto berharap Hope bisa pulih kembali. "Kami mengecam keras tindakan biadab menganiaya satwa liar yang dilindungi undang-undang. Kami berharap pelaku ditangkap dan dihukum berat," kata Sapto. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: