Atasi Karhutla, BPBD Berencana Lakukan Water Boombing

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
13 Mar 2019   16:31

Komentar
Atasi Karhutla, BPBD Berencana Lakukan Water Boombing

Kepala BNPB Doni Monardo (Foto : Astri Sofyanti/ Trubus.id)

Trubus.id -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengungkapkan, terkait pelaksanaan pengeboman air lewat udara (water boombing) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pihaknya masih menunggu usulan dari daerah.

“Untuk pelaksanaan pemadaman titik api melalui jalur udara kami masih menunggu usulan dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru,” terang Doni di Palembang, Rabu (13/3).

Lebih lanjut diakui Doni, melakukan pemadaman titik api menggunakan helikopter harus ada permintaan secara resmi dari daerah terkait. Tapi dirinya menegaskan, sebelum memasuki musim kemarau, water boombing sudah siap dilaksanakan.

“Jadi sebulan sebelum memasuki musim kemarau bom air dari udara harus sudah siap,” tambah Doni.

Menurut Doni, hal tersebut sebagai langkah antisipasi agar titik api tidak memicu kebakaran hutan yang bisa mengakibatkan kabut asap.

Untuk itu, ke depannya Doni meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan tidak hanya menjadi penolong pada setiap bencana alam saja, tetapi juga sebagai pemadam kebakaran lahan agar tidak semakin luas dan tidak merembet ke pemukiman penduduk.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan, Sumsel menjadi salah satu wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan karena banyak lahan gambut.

“Kondisi lahan yang rawan terjadi karhutla di Sumsel seluas 8.370.281 hektare. Sementara 1.483.862 diantaranya adalah lahan gambut,” kata Iriansyah.

Dikatakan Iriansyah, lahan yang rawan terbakar tersebar di kabupaten dan kota diantaranya Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Muaraenim dan Musirawas.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: