90 Toko Tani di Sumut Jual Beras dengan Harga Murah, MInat?

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 0
13 Mar 2019   12:32

Komentar
90 Toko Tani di Sumut Jual Beras dengan Harga Murah, MInat?

Toko Tani di Sumatera Utara (Foto : Reza Perdana)

Trubus.id -- Masih adanya petani yang selalu merugi, Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan telah melaksanakan kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUMP).

Kegiatan PUMP sebagai upaya menciptakan stabilitas harga pangan di tingkat produsen dan konsumen. Selama ini kerugian petani akibat rantai pasok panjang, profit marjin timpang, struktur pasar belum adil, harga fluktuasi, profit middleman di atas wajar, serta Bulog belum hadir di petani. 

PUMP diwujudkan dalam bentuk Toko Tani Indonesia (TTI). Di Sumatera Utara, TTI sudah berdiri di beberapa tempat sejak tahun 2016. Salah satu yang bisa dengan mudah ditemui adalah yang berada di Jalan AH. Nasution, tepatnya di sebelah Gedung Kantor Dinas Perkebunan Sumatera Utara. 

Di lokasi tersebut, produk petani yang bisa dibeli dengan harga di bawah harga pasar adalah beras. Di dalam gedung yang tak begitu besar, tersusun puluhan karung beras kelas menengah (medium) berukuran 5 Kilogram.

Staff penjaga TTI, Rizky Edo Ridho mengatakan, beras dari Bulog dijual Rp 8.800 Kilogram. dengan jumlah yang dipasarkan sebanyak 2 hingga 4 ton per minggu. Dengan pangsa masyarakat sekitar Medan dari berbagai kalangan. 

"Beras di TTI diminati masyarakat karena harganya lebih murah dibandingkan di pasaran," kata Rizky, Rabu (13/3).

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan dan Peternakan Sumut, Ahmad Syafri Nasution menjelaska , sejak 2016 hingga saat ini sudah ada 90 TTI yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota.

Dikatakan Ahmad, umumnya produk yang dipasarkan masih berupa beras. Pihaknya juga sedang menjajaki produsen minyak goreng, telur, dan beberapa produk lainnya agar bisa dipasarkan melalui TTI.  

"Fungsi TTI untuk menstabilkan harga di pasaran. Di TTI harga lebih murah," ujarnya.

Menurutnya, yang masih harus dipikirkan adalah tempat penyimpanan produk yang dipasarkan. Beberapa produk yang akan dipasarkan membutuhkan tempat penyimpanan, sepertu telur yang membutuhkan tempat penyimpanan. 

"Kita sedang mengusulkan untuk tempat penyimpanan beberapa produk yang akan dipasarkan," tandasnya. (RP)

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: