Tabrak Ikan Paus dengan Kecepatan Tinggi, 87 Penumpang Kapal Feri Terluka

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
12 Mar 2019   23:00

Komentar
Tabrak Ikan Paus dengan Kecepatan Tinggi, 87 Penumpang Kapal Feri Terluka

Kapal feri Ginga yang diduga menabrak paus di Perairan Jepang hingga melukai puluhan penumpangnya. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Insiden mengerikan terjadi di Laut Jepang. Sebuah kapal feri dengan kecepatan tinggi diduga menabrak seekor ikan paus raksasa di perairan tersebut. Akibat kejadian ini, 87 penumpang kapal feri tersebut dilaporkan mengalami luka-luka. Bahkan sebagian diantaranya terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dilansir dari BBC, peristiwa memilukan itu sendiri terjadi Sabtu (9/3) lalu. Dugaan kapal tersebut menabrak ikan paus sendiri muncul karena paus bungkuk dan minke memang sering ditemukan di wilayah perairan tersebut.

Baca Lainnya : Pemanasan Global dan Pelayaran Ancam Keberlanjutan Paus Narwhal di Artik

Peristiwa sendiri terjadi ketika kapal feri Ginga sedang dalam perjalanan menuju Pulau Sado dari pelabuhan Niigata, Jepang. Melansir dari Japan Times, insiden tabrakan terjadi pada pukul 12.15 waktu setempat saat kapal melaju dengan kecepatan 80 km/jam.

Operator pelayaran menyebutkan, tabrakan dengan binatang itu menyebabkan retak sepanjang 15 cm di buritan kapal. Salah satu bagian sayap hidrofoil kapal juga rusak dalam tabrakan tersebut.

Sementara itu, AFP juga mewartakan, dari jumlah korban terluka, ada 5 di antaranya yang menderita cedera parah. "Dampaknya sangat besar. Salah satu orang berdarah," kata seorang penumpang kepada stasiun penyiaran publik Jepang, NHK.

Baca Lainnya : Nelayan Temukan Ratusan Paus Terdampar di Pantai Australia

"Tenggorokan saya mengenai kursi di depan saya. Orang-orang di sekitar saya mengerang kesakitan," ucap seorang penumpang lain. \

Sementara itu, menurut laporan dari Penjaga Pantai, 13 penumpang kapal feri mengalami kondisi cedera cukup serius. Semua korban luka-luka kini telah dibawa ke rumah sakit. Kapal yang membawa 121 penumpang akhirnya tiba di Pelabuhan Ryotsu sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya pasca kejadian, operator feri Sado Steam Ship Company meminta maaf kepada para penumpang. Manajemen perusahaan mengakui kapal mereka telah bertabrakan dengan "hewan laut". Meski demikian, perusahaan menyebutkan anggota kru kapal telah meminta penumpang untuk mengenakan sabuk pengaman sebelum keberangkatan dan ketika kapal telah berlayar sehingga korban bisa diminimalisir. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: