Warga Riau Diminta Antisipasi Karhutla di Tengah Peralihan Musim

TrubusNews
Astri Sofyanti
12 Mar 2019   21:30 WIB

Komentar
Warga Riau Diminta Antisipasi Karhutla di Tengah Peralihan Musim

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Memasuki peralihan musim hujan ke musim kemarau (pancaroba), Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Daerah Operasi Labuhanbatu, Sumatera Utara, meminta masyarakat di Provinsi Riau untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain itu, Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Labuhanbatu, Rizky Ismana Nasution, juga telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan karhutla kepada seluruh lapisan masyarakat terutama bagi warga yang memiliki area perkebunan untuk tidak membuka atau membersihan lahan dengan cara membakar.

Diakui Risky, menjelang peralihan musim kemarau berpotensi terjadinya angin kencang, sirkulasi suhu udara yang tinggi dan kering, sehingga lahan yang terbakar dapat dengan mudah menyebar dan menyebabkan polusi udara.

Baca Lainnya : Periode Januari-Maret 2019, Karhutla di Riau Telah Melahap 1.761 Hektare

"Menjelang musim kemarau ini, kepedulian dari masyarakat saat ini sangat kita harapkan, serta kesadaran diri untuk tidak menyebabkan kerusakan dengan cara membakar lahan," kata Risky di di Rantauprapat, Sumatera Utara, Selasa (12/3).

Dirinya menyebut, belum lama ini telah terjadi karhutlah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tepatnya di Dusun tujuh, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Kampung Rakyat. Penyebab kebakaran lahan tersebut, diduga akibat masih rendahnya kesadaran masyarakat yang masih membuka areal perkebunan dengan cara membakar lahan.

Pihaknya telah berhasil menanggulangi karhutla di wilayah itu selama tiga hari mulai 8 hingga 10 Maret 2019 bersama 13 orang anggota Manggala Agni, empat orang Masyarakat Peduli Api dan delapan orang karyawan PT Sepadan Jaya.

Baca Lainnya : Padamkan Karhutla di Riau, 10 Helikopter Dikerahkan

"Lahan yang terbakar sekitar 20 hektare, pemilik lahan atas nama Ari Sipayung. Lahan tersebut tidak terkelola alias kosong dan dipenuhi semak belukar," tambah Rizky.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca seputaran wilayah Labuhanbatu Raya (Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan) dalam tingkat posisi waspada akan rawan Karhutlah.

Guna mengantisipasi penyebaran karhutla, Tim Manggala Agni telah bersiap mengantisipasi Karhutlah khususnya di wilayah perbatasan Riau. "Kami akan selalu siaga," pungkasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Satu Keluarga di Ciawi Bogor Tewas Tertimbun Longsor

Peristiwa   20 Feb 2020 - 15:07 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: