Pembebasan Tarif Bea Masuk Impor Sapi dari Australia Tak Akan Ganggu Peternak Lokal

TrubusNews
Astri Sofyanti
11 Mar 2019   19:18 WIB

Komentar
Pembebasan Tarif Bea Masuk Impor Sapi dari Australia Tak Akan Ganggu Peternak Lokal

Menko Perekonomian, Darmin Nasution. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Awal bulan Maret 2019, Indonesia dan Australia membuat kesepakatan kerja sama ekonomi guna memberi kemudahan perdagangan bagi kedua negara. Dalam perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia - Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) yang disetujui kedua negara pada 4 Maret 2019 silam itu, salah satu poin perjanjiannya adalah dibebaskannya tarif bea masuk untuk impor sapi bakalan dari Australia ke Indonesia.

Baca Lainnya : Pemerintah Bebaskan Bea Masuk 575 Ribu Sapi dari Australia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengakui, perjanjian tersebut akan mengeliminasi 100 persen tarif barang asal Indonesia ke Australia dan 94 persen tarif barang Australia ke Indonesia.

Namun demikian, kebijakan pembebasan tarif bea masuk impor sapi asal Australia tetap ada batasannya. Kebijakan tersebut dilakukan agar tak ada kekhawatiran terganggunya industri peternakan sapi di Indonesia.

"(Bebas bea masuk) sampai jumlah tertentu. Begitu dia lebih dari segitu, maka kena dia (tarif bea masuk impor)," terang Darmin di Jakarta, Senin (11/3).

Baca Lainnya : Indonesia Ingin Perkuat Akses Pasar Pertanian ke Australia

Kendati demikian, Darmin tidak menyebutkan secara spesifik batasan jumlah impor sapi yang dibebaskan dari bea masuk impor tersebut. Tapi dirinya memastikan, impor sapi dari Australia tidak akan membuat sapi di dalam negeri semakin membludak.

"Terkait batasannya berapa nanti tanya Menteri Perdagangan langsung. Tapi, itu yang paling lama diperdebatkan. Dia (Australia) minta berapa, kita ngotot berapa. Ya, jadi tidak akan kemudian berlebih-lebihan, karena begitu lebih dari jumlah itu kena bea masuk," ucap Darmin menjelaskan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Presiden Jokowi Siapkan Labuan Bajo untuk Pertemuan G20

Peristiwa   20 Jan 2020 - 17:21 WIB
Bagikan:          
Bagikan: