Tangani Penyakit Anjing Gila, Indonesia Jadi Tuan Rumah Rabies Risk Assesment di Asia Tenggara

TrubusNews
Astri Sofyanti
10 Mar 2019   18:00 WIB

Komentar
Tangani Penyakit Anjing Gila, Indonesia Jadi Tuan Rumah Rabies Risk Assesment di Asia Tenggara

Kementan bersama Organisasi Kesehatan Hewan Dunia serta  Departemen Pertanian dan Sumber Daya air Australia saat mengadakan workshop tentang rabies di Denpasa, Bali, beberapa waku lalu. (Foto : Dok. Humas Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Rabies masih menjadi persoalan serius di bidang kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan. Itu karena, penyakit ini dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis), menimbulkan keresahan masyarakat. Apabila tidak ditangani dengan tepat, bisa mengakibatkan kematian pada manusia.

Di Indonesia sendiri, masih ada beberapa daerah yang rawan penyebaran rabies atau penyakit anjing gila. Baru delapan provinsi di Indonesia yang dinyatakan bebas rabies, yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Papua dan Papua Barat.

Baca Lainnya : Cegah Penyebaran Rabies, Kementan Kirim 9.000 Dosis VAR ke NTB

Awal tahun 2019, Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat dilaporkan tertular rabies karena adanya lalu lintas hewan tertular ke wilayah tersebut. Padahal sebelumnya, wilayah tersebut bebas rabies.

"Adanya penambahan wilayah tertular menjadi tantangan dalam mencapai target bebas rabies di Indonesia pada tahun 2030 mendatang," kata I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Minggu (10/3).

Baca Lainnya : Sumbawa Tetapkan Status KLB Rabies

Untuk itu, Kementerian Pertanian melalui Ditjen PKH beserta pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai upaya pengendalian rabies seperti surveilans, vaksinasi, pengendalian populasi, pengawasan lalu lintas, penambahan dan pelatihan sumber daya manusia. Juga, melakukan kerja sama lintas sektor dengan kementerian terkait, khususnya dalam pelaksanaan tata laksana kasus gigitan secara terpadu (TAKGIT).

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Korban Tewas Akibat Covid19 Bertambah Jadi 1.800 Orang

Peristiwa   18 Feb 2020 - 14:22 WIB
Bagikan: