Bendung Koja Kembali Tersumbat Sampah Bambu, 7 Perumahan Terancam Banjir

TrubusNews
Karmin Winarta
09 Mar 2019   15:00 WIB

Komentar
Bendung Koja Kembali Tersumbat Sampah Bambu, 7 Perumahan Terancam Banjir

Sampah bambu yang memenuhi bendung Koja (Foto : Dok. KP2C)

Trubus.id -- Beberapa bulan lalu, tepatnya November 2018, sampah bambu menutupi aliran sungai Cikeas di Bendung Koja, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Lokasinya berbatasan dengan Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor. Berdasarkan pengamatan  Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas atau KP2C di lapangan, pada Jumat (8/3/2019)  sampah bambu kembali menyumbat aliran sungai Cikeas di Bendung Koja (Kota Bekasi).

"Beberapa waktu lalu kami melakukan susur sungai bersama institusi terkait dan mendapati ada lebih 100 titik sumber sampah bambu, tersebar di Kabupaten Bogor, Kota Bekasi dan sebagian Kota Depok. Kami berharap Bupati dan Walikota peduli dengan  masalah ini."

Permintaan itu disampaikan Ketua KP2C, Puarman, Sabtu (9/3/2019), seraya menginfokan ada tujuh perumahan bakal terancam banjir bila Bendung Koja tersumbat sampah ketika hujan lebat di hulu terjadi. "Kami belum menghitung permukiman penduduk non perumahan. Tapi dipastikan pemukiman penduduk kampung juga ikut terancam," tandas Puarman. 

Baca Lainnya: Gunungan Sampah Bambu Muncul Lagi, KP2C Akan Susuri Sungai Cikeas

Pemukiman yang  terancam banjir berdasarkan data KP2C,  sebanyak dua di Kabupaten Bogor (Vila Nusa Indah 3 dan Vila Mahkota Pesona); dan empat di Kota Bekasi (Bumi Perkemahan Jatisari, Puri Nusaphala, Perum Mandosi Permai, TPU Jatisari).

Permintaan KP2C itu dilontarkan karena timbulan sampah bambu selalu terjadi tanpa henti. "Sudah berulang kali dibersihkan, tapi tetap saja ada kiriman lagi dan nyangkut di Bendung Koja," jelasnya. 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: