3 Ton CBP Siap Digelontorkan untuk Bantu Korban Banjir di Klaten

TrubusNews
Syahroni
08 Mar 2019   21:30 WIB

Komentar
3 Ton CBP Siap Digelontorkan untuk Bantu Korban Banjir di Klaten

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satu wilayah yang juga terdampak bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan ini terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Banjir akibat hujan yang mengguyur wilayah Klaten pada Rabu (6/3) sore hingga malam menggenangi permukiman 15 desa di empat kecamatan seperti Kecamatan Bayat, Trucuk, Wedi dan Cawas. 

Menurut data Pusdalops BPBD Klaten, jumlah desa yang terdampak luapan air sungai sekitar 15 desa. Sementara tanggul jebol di antaranya terjadi di alur Sungai Gamping, Desa Karangasem, Kecamatan Cawas yang berdampak pada 50 hektare (ha) tanaman padi terendam.

Baca Lainnya : Bengawan Solo Dapat Limpahan Air dari Hulu, Banjir Kembali Ancam Warga

Tanggul Sungai Birin juga jebol di wilayah Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, dan Desa Pacing, Kecamatan Wedi. Hujan deras juga menyebabkan longsor di kawasan Bukit Jabalkat, Dukuh/Desa Paseban, Kecamatan Bayat.

Meski saat ini banjir sudah mulai surut, namun banyak warga yang masih membutuhkan bantuan. Menanggapi hal itu, Perum Bulog Subdivisi Regional III Surakarta menyatakan pihaknya siap menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bencana banjir di Kabupaten Klaten.

"Untuk jatah per kabupaten sebesar 100 ton, namun saat ini belum ada pengajuan dari Pemkab Klaten," kata Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Titov Agus Sabelia di Solo, Jumat (8/3).

Ia mengatakan saat ini pihaknya menunggu konfirmasi dari Dinas Sosial setempat yang masih melakukan inventarisasi penduduk yang butuh bantuan.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah M Sugit Tedjo Mulyono mengatakan untuk penyaluran CBP dari provinsi ke Kabupaten Klaten sebanyak 3 ton.

Baca Lainnya : Curah Hujan Masih Tinggi, Warga Jateng Diminta Waspadai Bencana Banjir

"Kalau untuk pembagian jatahnya per masing-masing kepala keluarga tergantung wewenang dari Pemkab setempat," katanya.

Ia mengatakan penyaluran CBP tersebut tidak secara otomatis dilakukan pascaterjadinya bencana namun menunggu pengajuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia mengatakan hingga saat ini Perum Bulog Divre Jawa Tengah sudah menyalurkan sebanyak 86,278 ton CBP dengan rincian untuk Pekalongan sebanyak 80,001 ton dan Tegal sebanyak 6,227 ton.

"Dengan tambahan penyaluran 3 ton ke Klaten artinya sampai saat ini penyaluran CBP yang dilakukan oleh Perum Bulog Divre Jawa Tengah hampir 90 ton," katanya. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: