DBD Masih Menghantui Jakarta, Dinkes Catat 2.343 Kasus

TrubusNews
Astri Sofyanti
05 Mar 2019   09:33 WIB

Komentar
DBD Masih Menghantui Jakarta, Dinkes Catat 2.343 Kasus

Nyamuk penyebab demam berdarah (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat per 3 Maret 2019, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 2.343 kasus. Artinya sampai saat ini virus dengue yang dibawa nyamuk aedes aegypti masih menghantui warga ibukota.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, selama Januari sampai 3 Maret 2019, Jakarta Timur menduduki jumlah tertinggi kasus DBD yakni 685 kasus. Diikuti oleh Jakarta Barat dan Selatan dengan jumlah kasus sama yakni 651 kasus. Sementara di Jakarta Pusat kasus DBD sebanyak 134 kasus dan Kepulauan Seriu dilaporkan hanya terjadi 2 kasus.

Lebih lanjut Widyawati mengungkapkan, pada periode Januari-Februari terjadi peningkatan kasus DBD yang sangat signifikan.

Berdasarkan data Dinkes DKI Jakarta, pada Januari jumlah kasus DBD sebanyak 989, sementara Februari sebanyak 1.354 kasus.

"Kasus secara umum bulan Januari 989, sementara Februari 1354 artinya memang terjadi kenaikan, "demikian dikatakan Widyastuti dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (5/3).

Diakuinya untuk penanganan DBD, Dinkes DKI Jakarta telah melakukan sejumlah upaya, seperti upaya promotif yakni menyebarluaskan informasi melalui berbagai macam media massa, dan media sosial. Serta juga upaya preventif dengan melakukan fogging, jumantik, pelaksanaan 3 M (menguras; menutup dan mendaur ulang).

"Jumantik, PSN, fogging pada saat ada kasus. Bahkan teman-teman kami yang di Kalideres itu sudah mengumpulkan itu di tingkat kecamatan bukan lagi di tingkat kota, sampai penjual odong-odong bikin kampanye itu pakai kendaraan operasional,  "katanya.

Bahkan petugas Dinkes juga keliling dari rumah ke rumah masyarakat untuk membagikan label dan memakai pengeras suara masuk ke gang-gang.

Widyastuti, bertekad memberikan edukasi melalui media sosial dan sejumlah langkah inovasi lain untuk mengusir nyamuk aedes aegypti.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bambang Ismawan Ungkap Tantangan Mendirikan Majalah Trubus

Peristiwa   06 Des 2019 - 15:13 WIB
Bagikan: